Jurnal Pelopor – Asam urat atau gout umumnya dikaitkan dengan konsumsi jeroan, daging merah, dan makanan laut. Namun, beberapa jenis sayuran juga mengandung purin yang perlu diperhatikan, terutama oleh orang yang memiliki kadar asam urat tinggi.
Purin merupakan senyawa alami yang ketika dipecah tubuh akan menghasilkan asam urat. Jika kadarnya terlalu tinggi dan tidak dapat dikeluarkan dengan baik, kristal asam urat dapat menumpuk di persendian dan menyebabkan nyeri serta pembengkakan.
1. Bayam
Bayam termasuk sayuran yang mengandung purin dalam jumlah cukup tinggi. Meski kaya nutrisi dan baik dikonsumsi oleh orang sehat, penderita asam urat sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan.
2. Kembang Kol
Kembang kol termasuk sayuran cruciferous yang mengandung purin dalam kadar sedang. Konsumsi dalam jumlah besar dan terlalu sering dapat menjadi pertimbangan bagi orang yang sedang mengalami masalah asam urat.
3. Asparagus
Asparagus kaya vitamin dan mineral, tetapi juga mengandung purin. Bagi penderita yang sedang mengalami kekambuhan nyeri sendi, konsumsinya sebaiknya dibatasi.
4. Jamur
Berbagai jenis jamur, seperti jamur kancing, jamur kuping, dan jamur tiram, juga mengandung purin. Karena itu, porsinya perlu diperhatikan jika seseorang memiliki kadar asam urat tinggi.
5. Daun Singkong
Daun singkong cukup populer sebagai menu pendamping, termasuk dalam masakan khas Padang. Namun, kandungan purinnya membuat penderita asam urat disarankan membatasi konsumsinya.
6. Buncis dan Kacang Polong
Buncis dan kacang polong mengandung protein nabati, serat, sekaligus purin. Konsumsinya perlu diperhatikan, terutama jika dikombinasikan dengan makanan lain yang juga tinggi purin.
Bukan Berarti Harus Dihindari Total
Perlu dicatat, tidak semua makanan nabati yang mengandung purin memiliki efek yang sama dengan makanan hewani tinggi purin. Sejumlah penelitian menunjukkan purin dari sayuran cenderung memiliki dampak yang berbeda terhadap risiko gout dibandingkan purin dari daging dan makanan laut.
Karena itu, pendekatan yang lebih tepat bukan menghindari semua sayuran tersebut secara mutlak, melainkan mengatur porsi dan frekuensi konsumsi, terutama bagi penderita asam urat.
Perbanyak Air dan Perhatikan Pola Makan
Selain mengatur makanan, mencukupi kebutuhan cairan penting untuk membantu tubuh membuang asam urat melalui urine. Pola makan secara keseluruhan juga perlu diperhatikan, bukan hanya satu jenis sayuran.
Intinya, sayuran tetap penting sebagai bagian dari pola makan sehat. Jika memiliki gout atau kadar asam urat tinggi, sebaiknya konsultasikan pola makan dengan dokter atau ahli gizi agar pembatasan makanan tidak justru membuat asupan nutrisi menjadi kurang.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







