Jurnal Pelopor — Setelah hasil mengecewakan di Piala AFF U-17 2026 di mana Indonesia gugur di fase grup, Mierza Firjatullah mengungkapkan bahwa timnya masih dalam proses penyesuaian dengan skema baru di bawah asuhan “Si Kurus” Kurniawan Dwi Yulianto.
1. Nova Arianto vs Kurniawan Dwi Yulianto
Mierza menilai secara prinsip dasar tidak ada perbedaan yang ekstrem antara kedua pelatih tersebut, namun tetap ada detail teknis yang membutuhkan waktu.
-
Faktor Adaptasi: Mierza menyebut tantangan utama adalah waktu persiapan yang singkat. “Mungkin karena kita baru (dilatih) coach Kurniawan beberapa bulan ini, jadi mungkin masih butuh adaptasi,” ungkapnya.
-
Kebutuhan Respon Cepat: Mengingat putaran final Piala Asia (AFC) 2026 sudah di depan mata, para pemain dituntut untuk lebih cepat menyerap instruksi Kurniawan agar hasil buruk di AFF tidak terulang.
2. Beban Berat Pasca Piala Dunia U-17 2025
Ada perubahan atmosfer yang dirasakan pemain terkait ekspektasi masyarakat Indonesia.
-
Ekspektasi Tinggi: Keberhasilan menembus Piala Dunia U-17 2025 di Qatar lalu menjadi standar baru. Jika dulu para pemain bisa bermain lepas tanpa beban, kini publik menuntut performa yang jauh lebih matang dan konsisten.
-
Tekanan Mental: Mierza mengakui bahwa tuntutan untuk “main lebih bagus lagi” dari masyarakat menjadi tekanan tersendiri bagi skuad muda yang secara psikologis masih dalam masa pertumbuhan.
Analisis Situasi: Hasil Buruk di AFF U-17 2026
Debut Kurniawan di turnamen resmi berakhir pahit. Tampil sebagai tuan rumah di Sidoarjo, Garuda Muda justru gagal melaju ke semifinal. Hal ini memicu kritik publik, terutama terkait strategi yang terkadang dianggap terlalu bertahan atau kurang cair dibandingkan era sebelumnya.
Transisi kepelatihan di level usia muda memang selalu berisiko, apalagi jika dilakukan menjelang turnamen besar. Kurniawan punya pekerjaan rumah besar untuk membuktikan bahwa metodenya bisa membawa Indonesia bersaing di level Asia.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







