Jurnal Pelopor – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, harus memulai musim Eredivisie 2026/2027 dari bangku cadangan bersama Ajax Amsterdam. Posisi penjaga gawang utama De Godenzonen pada pekan pertama justru dipercayakan kepada Marc-Andre ter Stegen.
Ajax bertandang ke markas PEC Zwolle di MAC³PARK Stadion, Minggu (9/8/2026) malam WIB. Hasilnya, klub asal Amsterdam tersebut meraih kemenangan 2-0 sekaligus mencatatkan clean sheet.
Dua gol Ajax masing-masing dicetak Jorthy Mokio pada menit ke-76 setelah menerima assist Tolu Arokodare dan Julian Brandt pada penghujung pertandingan.
Namun, perhatian justru tertuju pada persaingan di bawah mistar gawang. Ter Stegen yang baru bergabung dengan Ajax dari Barcelona melalui skema peminjaman langsung mendapat kepercayaan tampil sejak menit pertama.
Debut Ter Stegen Langsung Meyakinkan
Kesempatan pertama Ter Stegen bersama Ajax berakhir sempurna. Kiper asal Jerman tersebut tidak hanya membantu tim meraih kemenangan, tetapi juga berhasil menjaga gawangnya tetap tanpa kebobolan.
Selama pertandingan, Ter Stegen tercatat melakukan dua penyelamatan, satu high claim, 12 kali recoveries, serta 41 sentuhan bola. FotMob memberikan rating 7,5 untuk penampilannya.
Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-34 ketika pertandingan masih imbang 0-0. PEC Zwolle mendapatkan peluang berbahaya melalui Tobias Sommer yang bersiap menyundul umpan Dylan Mbayo. Namun, Ter Stegen mampu melakukan penyelamatan refleks dan menggagalkan peluang tersebut.
Pengamat Eredivisie Kenneth Perez menilai pengalaman Ter Stegen menjadi salah satu pembeda bagi Ajax.
“Ajax sangat diuntungkan dengan kehadirannya. Terutama dari penyelamatan-penyelamatan bagusnya,” ujar Perez seperti dikutip ESPN.
Paes Sebelumnya Jadi Pilihan Utama
Situasi ini menjadi perubahan cukup besar bagi Maarten Paes. Kiper Timnas Indonesia tersebut sebelumnya menjadi pilihan utama Ajax setelah menjalani debut pada Februari 2026. Ia tampil ketika Ajax menghadapi NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026.
Paes ketika itu tampil impresif dengan mencatat tujuh penyelamatan dan mendapatkan rating 7,9 dari FotMob.
Meski laga berakhir 1-1, performa tersebut membuat Paes mendapatkan kepercayaan lebih besar. Ia kemudian terus menjadi pilihan utama hingga mencatat 10 penampilan berikutnya pada periode akhir musim.
Kini Harus Bersaing dengan Kiper Berpengalaman
Memasuki musim baru, situasinya berubah setelah Ajax mendatangkan Ter Stegen. Sebelum pekan pertama Eredivisie, Paes sebenarnya masih mendapat kesempatan tampil. Ia dipercaya mengawal gawang Ajax dalam tiga pertandingan kualifikasi Conference League.
Namun, untuk pertandingan liga pertama, pelatih memilih pengalaman Ter Stegen. Keputusan tersebut semakin sulit digugat setelah kiper berusia 34 tahun itu langsung mencatat clean sheet dan membantu Ajax menang 2-0.
Bagi Paes, persaingan tersebut tentu menjadi tantangan baru. Di satu sisi, Ter Stegen memiliki pengalaman panjang di level tertinggi Eropa. Di sisi lain, Paes sudah membuktikan dirinya mampu tampil konsisten ketika mendapatkan kepercayaan.
Musim 2026/2027 pun berpotensi menjadi periode penting bagi Paes untuk kembali merebut posisi utama di Ajax sekaligus menjaga statusnya sebagai salah satu kandidat penjaga gawang utama Timnas Indonesia.
Persaingan di bawah mistar Ajax kini bukan lagi sekadar soal performa, tetapi juga bagaimana Paes mampu memberikan respons terbaik setelah tempatnya di starting XI untuk sementara diambil alih kiper berpengalaman seperti Ter Stegen.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







