• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Sebulan Bekerja, Pegawai Koperasi Masih Menunggu Gaji

Pegawai Koperasi Merah Putih di Blitar masih menunggu kepastian terkait nominal dan jadwal pembayaran gaji resmi.

musa by musa
29/06/2026
in Jurnal
0
pegawai
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Di tengah percepatan pembentukan gerai Koperasi Merah Putih di berbagai daerah, sejumlah pegawai di Kota Blitar justru mengaku masih diliputi ketidakpastian mengenai hak dasar mereka sebagai pekerja. Meski telah bekerja lebih dari satu bulan, enam pegawai gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, hingga kini belum mengetahui kapan mereka akan menerima gaji maupun berapa nominal yang akan dibayarkan.

Situasi tersebut terjadi di gerai Koperasi Merah Putih yang berada tepat di samping markas Koramil Kepanjenkidul. Para pegawai mengaku sudah beberapa kali mencoba meminta kejelasan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum memperoleh jawaban resmi.

“Belum tahu kapan gajian, nilai gajinya berapa juga kami belum tahu,” ujar salah seorang pegawai perempuan yang bertugas sebagai kasir saat ditemui pada Sabtu (27/6/2026).

Sudah Bertanya, Tetapi Belum Ada Kepastian

Menurut pengakuan para pegawai, pertanyaan mengenai besaran gaji dan jadwal pembayaran telah beberapa kali disampaikan kepada aparat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melalui Babinsa setempat maupun kepada perwakilan atau Person in Charge (PIC) dari PT Agrinas Pangan Nusantara di wilayah Blitar.

Namun hingga akhir Juni 2026, belum ada informasi resmi yang diterima oleh para pekerja terkait hak finansial mereka.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan pegawai yang selama ini telah menjalankan aktivitas operasional sehari-hari untuk mempersiapkan gerai agar siap digunakan.

Ketidakjelasan Sudah Terjadi Sejak Rekrutmen

Salah satu pegawai lainnya, Jefry Ramadhan, mengungkapkan bahwa persoalan transparansi upah sebenarnya sudah muncul sejak proses perekrutan dilakukan sekitar dua bulan lalu.

Menurutnya, sejak awal tidak pernah ada penjelasan mengenai besaran gaji maupun sistem pembayaran yang akan diterapkan kepada pegawai gerai.

Proses perekrutan sendiri dilakukan melalui pengumpulan nama-nama calon pekerja yang berasal dari unsur karang taruna, RT, dan masyarakat sekitar sebelum diserahkan kepada pihak kelurahan untuk diteruskan ke pihak terkait.

“Dari nama-nama itu, siapa yang diterima ditentukan oleh Kodim Blitar,” kata Jefry.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, para pegawai langsung diminta mulai bekerja sejak 16 Mei 2026 untuk mempersiapkan operasional gerai menjelang peluncuran resmi program.

Dikejar Target Peresmian Presiden

Para pegawai mengaku selama masa persiapan mereka bekerja untuk memenuhi target pembukaan gerai yang direncanakan berlangsung serentak dan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada akhir Mei lalu di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Di bawah koordinasi Babinsa dan PIC perusahaan pendamping, mereka melakukan berbagai persiapan operasional agar gerai siap beroperasi sesuai jadwal yang telah ditentukan pemerintah.

“Kalau dihitung sejak 16 Mei, kami sudah bekerja lebih dari satu bulan sampai sekarang,” ujar Jefry.

Pengurus Lokal Mengaku Tidak Dilibatkan

Menariknya, Jefry yang juga menjabat sebagai sekretaris pengurus Koperasi Merah Putih Kelurahan Bendo mengaku bahwa struktur pengurus koperasi setempat justru tidak dilibatkan dalam proses operasional gerai.

Padahal, menurutnya, kepengurusan koperasi di tingkat kelurahan sebenarnya telah terbentuk sejak sekitar satu tahun lalu.

Ia menyebut hampir seluruh proses mulai dari perencanaan, perekrutan pegawai, hingga operasional gerai berada di bawah koordinasi Babinsa dan pihak PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Pengurus sama sekali tidak dilibatkan. Semuanya di bawah koordinasi Babinsa dan Agrinas,” ungkapnya.

Menunggu Penjelasan dari Pihak Terkait

Sesuai rencana awal, satu gerai Koperasi Merah Putih membutuhkan sekitar 17 orang personel termasuk seorang manajer. Saat ini posisi manajer diketahui masih mengikuti pelatihan, sementara sejumlah calon pegawai lainnya masih menunggu panggilan kerja.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak Komando Distrik Militer Blitar maupun PT Agrinas Pangan Nusantara terkait kepastian gaji dan hak-hak normatif para pekerja tersebut.

Kasus di Blitar ini pun menjadi sorotan karena menyangkut kepastian kesejahteraan pekerja yang terlibat langsung dalam salah satu program unggulan pemerintah untuk menggerakkan ekonomi desa dan kelurahan. Transparansi mengenai sistem pengupahan dan hubungan kerja dinilai penting agar pelaksanaan program dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #KoperasiMerahPutih #Blitar #GajiPegawai #TenagaKerja #JawaTimur #Ekonomi #jurnalpelopor
Previous Post

Lima Nyawa Melayang, Latsarmil SPPI Dipertanyakan Publik

Next Post

“Saya Masih Orang Kampung,” Pesan Jokowi Usai Safari Lampung

musa

musa

Related Posts

jokowi
Nasional

“Saya Masih Orang Kampung,” Pesan Jokowi Usai Safari Lampung

29/06/2026
sppi
Nasional

Lima Nyawa Melayang, Latsarmil SPPI Dipertanyakan Publik

29/06/2026
MRPTNI
Politics

MRPTNI Ungkap Pesan Penting Prabowo kepada Akademisi

29/06/2026
babak
Olahraga

Tak Ada Ruang Salah, Babak 32 Besar Piala Dunia Dimulai

29/06/2026
Ai Ogura
Olahraga

Kemenangan Ogura Bikin Peta Persaingan MotoGP Berubah

29/06/2026
razman
Nasional

Razman Akhirnya Dieksekusi, Kasus dengan Hotman Paris Tuntas

27/06/2026
Next Post
jokowi

"Saya Masih Orang Kampung," Pesan Jokowi Usai Safari Lampung

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.