• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Piala AFF 2024: Malaysia Diminta Fokus pada Kualitas, Bukan Sekadar Meniru Strategi Indonesia

musa by musa
28/11/2024
in Olahraga
0
Piala AFF 2024: Malaysia Diminta Fokus pada Kualitas, Bukan Sekadar Meniru Strategi Indonesia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Keputusan Timnas Indonesia untuk menurunkan mayoritas pemain U-22 di Piala AFF 2024 terus menuai sorotan, termasuk dari Zakaria Rahim, mantan manajer Selangor. Dalam pernyataannya, Zakaria menekankan pentingnya Malaysia mengirimkan skuad terbaiknya untuk menjaga daya saing dan prestise turnamen. Ia mengingatkan bahwa mengandalkan pemain muda semata dapat mereduksi nilai kompetisi ini.

“Saya melihat daftar pemain Indonesia; mereka hanya membawa satu pemain senior. Hal ini jelas menunjukkan bahwa mereka tidak memprioritaskan Piala AFF karena fokus pada turnamen Asia,” ujar Zakaria.

Ia juga menyoroti bahwa langkah serupa, jika diikuti negara lain, dapat menurunkan daya tarik turnamen.

Menurut Zakaria, Piala AFF harus menjadi ajang yang memotivasi pemain terbaik di Asia Tenggara untuk tampil maksimal, baik bagi pelatih maupun suporter. Ia menambahkan bahwa kompetisi seperti SEA Games sudah cukup untuk mengembangkan pemain muda, sedangkan Piala AFF seharusnya menjadi panggung utama pemain senior.

Zakaria meminta Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk tidak mengikuti langkah Indonesia. Ia mengingatkan pentingnya mempertahankan integritas turnamen demi menarik perhatian publik.

“Jika kita menurunkan tim terbaik, tidak hanya akan memperkuat posisi Malaysia di kancah sepak bola regional, tetapi juga menjaga semangat kompetisi di Piala AFF,” tegasnya.

Sementara itu, strategi Indonesia disebut sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk memprioritaskan prestasi di level Asia. Namun, langkah ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Piala AFF bisa kehilangan daya tariknya sebagai ajang kompetisi elite jika semua negara menurunkan pemain muda. Keputusan ini mencerminkan pergeseran fokus yang mungkin menjadi tantangan bagi penyelenggara turnamen di masa depan.

Previous Post

Ian Maatsen Pertimbangkan Bela Timnas Indonesia, Peluang Baru untuk Garuda

Next Post

Presiden Prabowo Tegas: Jangan Korupsi, Ini Perang Melawan Pengkhianatan Bangsa

musa

musa

Related Posts

maarten
Olahraga

Maarten Paes Masuk 23 Pemain Ajax untuk Kualifikasi Eropa

24/07/2026
gelandang
Olahraga

Daftar 7 Gelandang Serang Terbaik Dunia Usai Piala Dunia 2026

24/07/2026
messi
Olahraga

Dari Idola Jadi Sorotan, Mengapa Sentimen ke Messi Berubah?

23/07/2026
persebaya
Olahraga

Persebaya Andalkan CMJ Test Jelang Piala Presiden 2026

23/07/2026
rekor
Olahraga

Messi, Ronaldo, hingga Rekor Baru Warnai Piala Dunia 2026

22/07/2026
penculikan
Olahraga

Polisi Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

22/07/2026
Next Post
Presiden Prabowo Tegas: Jangan Korupsi, Ini Perang Melawan Pengkhianatan Bangsa

Presiden Prabowo Tegas: Jangan Korupsi, Ini Perang Melawan Pengkhianatan Bangsa

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.