Jurnal Pelopor — Drama berdarah di menit akhir kembali menghantui sang juara bertahan Liverpool saat mereka dipaksa menyerah 1-2 oleh tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers, pada Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi armada The Reds yang sedang berupaya menembus posisi empat besar klasemen Premier League. Gol dramatis Andre di menit ke-94 tidak hanya membungkam ambisi Liverpool untuk menyamai poin Manchester United dan Aston Villa, tetapi juga mencatatkan sederet rekor kelam yang mencoreng reputasi mereka sebagai juara bertahan.
Jalannya Laga: Malapetaka di Menit Akhir
Liverpool sebenarnya sempat membuka harapan lewat gol balasan Mohamed Salah setelah sebelumnya tertinggal oleh gol Rodrigo Gomez. Namun, saat laga tampak akan berakhir imbang, tendangan Andre yang membentur Joe Gomez di masa injury time babak kedua membuat Molineux Stadium bergemuruh dan memastikan tiga poin bagi tuan rumah.
Statistik Kelam Liverpool di Molineux
Hasil ini meninggalkan catatan merah bagi tim asuhan Arne Slot. Berikut adalah deretan statistik memprihatinkan pasca-kekalahan tersebut:
-
Raja Kebobolan Menit Akhir: Liverpool telah kalah dalam 5 pertandingan musim ini akibat gol di masa injury time babak kedua. Ini merupakan rekor terbanyak yang pernah dialami sebuah tim dalam satu musim sepanjang sejarah Premier League.
-
Lini Pertahanan Rapuh: The Reds telah kebobolan 14 gol dalam 15 menit terakhir babak kedua musim ini. Hanya Newcastle (15 gol) yang memiliki catatan lebih buruk dalam periode waktu yang sama.
-
Sejarah Pahit Juara Bertahan: Ini adalah pertama kalinya sejak Oktober 2017 tim peringkat terbawah berhasil mengalahkan juara bertahan Premier League (saat itu Crystal Palace mengalahkan Chelsea).
-
Napas Buatan bagi Wolves: Bagi Wolves, ini adalah kemenangan ketiga mereka musim ini, meski mereka tetap terdampar di dasar klasemen dengan selisih 11 poin dari zona aman.
Peta Persaingan Papan Atas Premier League
| Posisi | Klub | Poin | Status |
| 3 | Manchester United | 51 | – |
| 4 | Aston Villa | 51 | – |
| 5 | Liverpool | 48 | Gagal Menyalip |
Analisis: Masalah Mentalitas dan Kedalaman Skuat
Kekalahan dari tim “papan bawah” menunjukkan adanya masalah serius pada fokus dan konsentrasi Liverpool di menit-menit akhir pertandingan. Ketidakhadiran sosok kiper utama Alisson Becker yang saat ini tengah menjadi rebutan Juventus dan Inter Milan disinyalir mulai berdampak pada kepercayaan diri lini belakang. Jika tren “kebobolan menit akhir” ini tidak segera diperbaiki, posisi Liverpool di zona kompetisi Eropa bisa terancam oleh tim-tim di bawahnya.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







