Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Ngeri! 3,3 Juta Warga Indonesia Jadi Pecandu Narkoba! - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Ngeri! 3,3 Juta Warga Indonesia Jadi Pecandu Narkoba!

BNN ungkap 3,3 juta warga Indonesia jadi pecandu narkoba, peredaran capai Rp500 triliun, jadi krisis sosial nasional.

musa by musa
10/07/2025
in Nasional
0
indonesia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Ancaman narkoba di Indonesia kian mengkhawatirkan. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Marthinus Hukom, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 3,3 juta warga Indonesia yang menjadi pecandu narkoba. Angka itu bukan sekadar statistik, melainkan mencerminkan krisis sosial nasional yang bisa menghancurkan masa depan bangsa.

“Sebanyak 3,3 juta anak manusia Indonesia tercengkeram narkoba. Ini bukan soal angka semata, tapi tentang pasar potensial yang dimanfaatkan sindikat kejahatan,” ujar Marthinus saat menghadiri program Desa Bersinar di Garut, Rabu (9/7/2025).

Lebih mengerikan lagi, jika dihitung secara ekonomi, peredaran narkoba di Indonesia ditaksir memutar uang hingga Rp500 triliun per tahun. Ini mencakup biaya negara untuk membiayai lebih dari 200 ribu narapidana narkotika, serta kerugian sosial yang tak ternilai.

52% Narapidana Terkait Narkoba, 90% Barang Haram Masuk Lewat Pantai

Marthinus membeberkan bahwa 52 persen penghuni Lapas di Indonesia adalah pengguna atau pecandu narkoba. Artinya, lebih dari separuh kapasitas penjara tersedot untuk menangani kejahatan narkotika.

“Negara justru terpaksa membiayai kejahatan ini, sementara masyarakat habis uang dan masa depan mereka hanya untuk sesuatu yang sia-sia,” tegasnya.

Yang tak kalah mengkhawatirkan, 90 persen narkoba masuk ke Indonesia melalui jalur pantai, terutama wilayah selatan Jawa Barat. Beberapa tahun lalu, BNN bahkan menyita lebih dari satu ton narkoba di kawasan tersebut, yang mengindikasikan keterlibatan masyarakat, baik sadar maupun tidak.

Propaganda Bandar: Sabu untuk Produktivitas

Pola penyebaran narkoba kini tak lagi menyasar kota-kota besar saja. Bandar narkoba mulai menyusup ke desa-desa, menyasar para pekerja kebun, tambang, dan nelayan, dengan propaganda menyesatkan bahwa sabu bisa membuat tubuh lebih kuat dan kerja jadi semangat.

“Tapi itu jebakan. Produktivitas semu yang berakhir pada kehancuran,” kata Marthinus.

BNN menyerukan kewaspadaan total dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk melawan penyebaran narkoba. Jika tidak segera ditanggulangi, Indonesia bisa menghadapi ancaman krisis sosial yang jauh lebih besar dari yang dibayangkan.

Sumber: Liputan6

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Narkoba #BNN #MarthinusHukom #DesaBersinar #BahayaNarkoba #IndonesiaDaruratNarkoba #PecanduNarkoba #PerangMelawanNarkoba #StopNarkoba #JurnalPelopor
Previous Post

Cholil Mahmud: Riders Itu Hak, Bukan Aji Mumpung Musisi!

Next Post

Jurnalis Inggris Kaget Dapat Nasi Kotak, Puji Piala Presiden 2025!

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
jurnalis

Jurnalis Inggris Kaget Dapat Nasi Kotak, Puji Piala Presiden 2025!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.