Jurnal Pelopor — Manchester United kembali diterpa kabar kurang menggembirakan jelang bergulirnya musim 2026/2027. Bek tengah andalan mereka, Matthijs de Ligt, dipastikan belum dapat kembali memperkuat Setan Merah dalam waktu dekat setelah proses pemulihan cedera punggungnya berjalan lebih lambat dari perkiraan.
Pemain asal Belanda itu sudah menghilang dari skuad Manchester United selama sekitar delapan bulan. Hingga akhir Juli 2026, De Ligt belum sekali pun tampil di pertandingan resmi sejak mengalami cedera pada November tahun lalu saat MU mengalahkan Crystal Palace 2-1 di ajang Premier League.
Cedera yang semula dianggap ringan kini ternyata berkembang menjadi persoalan serius. Bahkan, De Ligt harus menjalani operasi setelah proses rehabilitasi yang ditempuh tidak menunjukkan perkembangan sesuai harapan.
Cedera Lebih Parah dari Perkiraan
Saat pertama kali mengalami cedera, manajer Manchester United ketika itu, Ruben Amorim, sempat optimistis bek berusia 26 tahun tersebut hanya membutuhkan waktu singkat untuk kembali bermain. Bahkan, ia diperkirakan siap menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga berikutnya.
Namun kenyataan berkata lain. Kondisi De Ligt justru semakin rumit hingga akhirnya Manchester United memutuskan mengambil langkah operasi sebagai solusi terbaik. Dalam pernyataan resminya, klub memastikan operasi berjalan lancar dan sang pemain kini memasuki fase baru proses rehabilitasi.
“Matthijs de Ligt telah menjalani operasi dengan sukses untuk mengatasi cedera punggungnya. Setelah bekerja keras sepanjang proses rehabilitasi, diputuskan bahwa tindakan korektif merupakan pilihan terbaik. Kini ia memasuki fase baru pemulihan dan diharapkan dapat kembali memperkuat Manchester United pada awal musim 2026/2027,” tulis pernyataan resmi klub.
Target Comeback Kembali Mundur
Harapan De Ligt bisa tampil pada awal musim tampaknya belum akan terwujud. Laporan terbaru dari jurnalis senior Andy Mitten menyebut proses penyembuhan berjalan lebih lambat dibandingkan estimasi awal.
Bek Timnas Belanda itu bahkan diperkirakan baru memiliki peluang kembali bermain pada musim gugur, sehingga ia berpotensi melewatkan sejumlah pertandingan penting Manchester United di awal kompetisi domestik maupun Liga Champions.
Situasi tersebut tentu menjadi tantangan bagi pelatih Michael Carrick yang membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi jadwal padat sepanjang musim.
Lini Belakang MU Masih Mampu Bertahan
Meski kehilangan De Ligt dalam waktu cukup lama, Manchester United masih memiliki sejumlah opsi di jantung pertahanan.
Lisandro Martinez dikabarkan sudah menunjukkan perkembangan positif setelah sempat mengalami cedera saat tampil di final Piala Dunia 2026. Klub optimistis bek asal Argentina itu dapat kembali merumput pada bulan depan.
Selain Martinez, Harry Maguire diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di lini belakang. Selama De Ligt absen, Ayden Heaven dan Leny Yoro beberapa kali mendapat kesempatan tampil, sementara Noussair Mazraoui juga menunjukkan performa solid ketika dimainkan sebagai bek tengah.
Kombinasi pemain tersebut menjadi alasan Manchester United belum terburu-buru mencari bek tengah baru pada bursa transfer musim panas.
Fokus Perkuat Lini Tengah
Alih-alih berburu bek baru, Manchester United memilih memprioritaskan sektor lain. Setan Merah telah mendatangkan Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa untuk memperkuat lini tengah.
Klub juga sempat dikaitkan dengan beberapa pemain di sisi kiri pertahanan, termasuk Lewis Hall dari Newcastle United. Namun hingga kini belum ada langkah konkret karena harga yang dipatok Newcastle dianggap terlalu tinggi.
Michael Carrick pun menegaskan bahwa posisi bek tengah bukan kebutuhan mendesak bagi timnya.
“Itu bukan area yang menjadi perhatian saya saat ini,” ujar Carrick.
Meski demikian, absennya Matthijs de Ligt dalam waktu yang lebih lama tetap menjadi kerugian besar bagi Manchester United. Pengalaman, kepemimpinan, dan kualitas bertahannya masih sangat dibutuhkan, terutama saat klub kembali bersaing di Liga Champions dan berupaya mempertahankan performa positif setelah finis di tiga besar Premier League musim lalu.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v






