Jurnal Pelopor – Ledakan dahsyat terjadi di sebuah kedai nasi tempong yang berada di Kompleks Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.11 WIB itu diduga kuat dipicu kebocoran tabung gas LPG berukuran 50 kilogram. Ledakan tersebut membuat bangunan kedai luluh lantak dan berdampak pada sejumlah ruko di sekitarnya.
Suara ledakan terdengar cukup keras hingga membuat warga dan orang-orang di sekitar lokasi panik. Material dari bangunan juga berhamburan akibat kuatnya ledakan.
Puluhan Ruko Ikut Terdampak
Dampak ledakan tidak hanya terjadi pada kedai nasi tempong. Sedikitnya 20 ruko yang berada di sekitar lokasi dilaporkan mengalami kerusakan.
Kaca jendela dan pintu sejumlah ruko retak hingga pecah. Kerusakan tersebut dilaporkan terjadi dalam radius sekitar 10 hingga 15 meter dari titik ledakan.
Sejumlah kendaraan yang sedang terparkir di kawasan ruko juga ikut terdampak. Mobil dan sepeda motor dilaporkan mengalami kerusakan akibat terkena material yang terlempar saat ledakan terjadi.
Kondisi bangunan utama kedai nasi tempong menjadi salah satu bagian yang mengalami kerusakan paling parah. Kuatnya ledakan membuat bagian bangunan luluh dan menimbulkan kepulan serta puing di sekitar lokasi.
Lima Orang Luka dan Dilarikan ke Rumah Sakit
Selain menyebabkan kerusakan bangunan, insiden tersebut juga mengakibatkan korban luka. Sedikitnya lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut, termasuk karyawan kedai.
Petugas kemudian mengevakuasi para korban untuk mendapatkan pertolongan medis. Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, seluruh korban luka dibawa ke Rumah Sakit Haji Surabaya untuk menjalani perawatan.
Petugas gabungan juga langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kejadian. BPBD Surabaya, petugas pemadam kebakaran, serta kepolisian bersiaga untuk melakukan pengamanan dan memastikan kawasan di sekitar lokasi tetap steril.
Jalan Kalisari Utara I Diimbau Dihindari
Penanganan ledakan juga berdampak terhadap aktivitas lalu lintas di sekitar Kompleks Ruko San Antonio. Warga dan pengendara yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau untuk menghindari Jalan Kalisari Utara I.
Imbauan tersebut diberikan agar tidak terjadi kepadatan kendaraan sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan proses penanganan dan evakuasi di lokasi.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Dugaan awal mengarah pada kebocoran tabung LPG berukuran 50 kilogram, namun kepastian penyebab kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap kerusakan ruko dan kendaraan yang terdampak. Warga di sekitar lokasi diharapkan tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







