• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Kembali ke Anfield, Henderson Justru Dapat Cemoohan Suporter

Jordan Henderson mendapat cemoohan saat kembali ke Anfield bersama Chelsea, setelah sebelumnya menjadi kapten dan figur penting Liverpool.

musa by musa
30/10/2026
in Olahraga
0
Kembali ke Anfield, Henderson Justru Dapat Cemoohan Suporter
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Kepulangan Jordan Henderson ke Stadion Anfield justru diwarnai sorakan cemoohan dari pendukung Liverpool. Mantan kapten The Reds itu kembali ke markas mantan klubnya dengan mengenakan seragam Chelsea dalam laga putaran keempat Carabao Cup, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB.

Momen tersebut menjadi sorotan karena Henderson pernah menjadi salah satu figur penting dalam kesuksesan Liverpool. Namun, statusnya sebagai pemain Chelsea membuat sebagian suporter meluapkan kekecewaan saat gelandang Inggris itu kembali menginjakkan kaki di Anfield.

Dua Belas Tahun Mengabdi untuk Liverpool

Henderson membela Liverpool sejak 2011 hingga 2023. Selama periode tersebut, ia mencatatkan 492 penampilan dan dipercaya mengenakan ban kapten selama beberapa musim.

Di bawah kepemimpinannya, Liverpool meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk Premier League dan Liga Champions. Henderson pun dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam kebangkitan Liverpool di bawah kepelatihan Jürgen Klopp.

Namun, hubungan emosional itu tidak menghalangi munculnya reaksi negatif ketika Henderson kembali sebagai pemain lawan.

Menurut laporan Bola.com yang merangkum pemberitaan Sportbible, sejumlah suporter Liverpool mencemooh Henderson setiap kali ia menguasai bola. Reaksi tersebut juga memicu perdebatan di media sosial.

Sebagian penggemar menganggap tindakan itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap keputusan Henderson bergabung dengan Chelsea. Sementara itu, sikap suporter tersebut memperlihatkan bahwa status seorang legenda tidak selalu menjamin penerimaan positif ketika ia membela klub rival.

Selebrasi Henderson Picu Reaksi Suporter

Ketegangan semakin terasa ketika Chelsea mendapatkan hadiah penalti dalam pertandingan tersebut. Henderson disebut memperlihatkan selebrasi emosional yang semakin memancing reaksi pendukung tuan rumah.

Situasi di Anfield pun menjadi semakin panas. Namun, pertandingan tetap berlangsung sengit ketika kedua tim berusaha mengamankan tiket ke perempat final.

Liverpool kemudian mendapatkan peluang melalui hadiah penalti setelah bek Chelsea, Wesley Fofana, melakukan handball di area terlarang. Cody Gakpo sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir. Kedua tim akhirnya harus menentukan pemenang melalui adu penalti.

Henderson Cetak Gol, Liverpool Tetap Lolos

Drama berlanjut dalam babak adu penalti. Henderson yang maju sebagai salah satu penendang Chelsea berhasil menjalankan tugasnya dengan mencetak gol ke gawang mantan klubnya.

Namun, keberhasilan tersebut tidak cukup untuk membawa Chelsea melaju ke babak berikutnya. Liverpool akhirnya menang dengan skor 6-5 dalam adu penalti dan memastikan satu tempat di perempat final Carabao Cup.

Kemenangan itu menutup pertandingan yang sarat emosi bagi Henderson. Ia kembali ke stadion yang pernah menjadi rumahnya, menerima cemoohan dari sebagian suporter, tetapi tetap mampu mencetak gol dalam adu penalti.

Kisah Henderson menjadi gambaran bahwa hubungan antara pemain dan pendukung dapat berubah ketika loyalitas klub menjadi persoalan. Meski pernah berkontribusi besar, keputusan karier seorang pemain tetap bisa memicu perbedaan pandangan di kalangan penggemar.

Menurut Anda, apakah Jordan Henderson pantas dicemooh setelah memilih Chelsea, atau suporter Liverpool seharusnya tetap menghormatinya atas jasa-jasanya selama membela The Reds?

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JordanHenderson #LiverpoolFC #ChelseaFC #Anfield #CarabaoCup #BeritaBola #JurnalPelopor
Previous Post

Elf Rem Blong di Tikungan Gotekan Mojokerto, 8 Orang Luka-luka

Next Post

Polda Metro Minta Maaf Usai Jurnalis Dilarang Liput Demo

musa

musa

Related Posts

Genoa Hajar Juventus 2-0, Bianconeri Turun ke Posisi 8
Olahraga

Genoa Hajar Juventus 2-0, Bianconeri Turun ke Posisi 8

29/10/2026
liverpool
Olahraga

Man City dan Liverpool Lolos Dramatis ke Perempat Final

29/10/2026
bruno
Olahraga

Bruno Fernandes Berpotensi Tinggalkan Manchester United

28/10/2026
ballon d'or 2026
Olahraga

Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Cetak 73 Gol dalam Semusim!

27/10/2026
persib
Olahraga

Suporter Persib Berusia Meninggal Usai Laga di Pakansari

27/10/2026
Eddie Howe
Olahraga

Eddie Howe Masuk Radar MU, Empat Posisi Pemain Jadi Prioritas

27/10/2026
Next Post
polda

Polda Metro Minta Maaf Usai Jurnalis Dilarang Liput Demo

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.