• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

DPR ke Budi Arie: Wujudkan Kopdes, Jangan Omon Saja!

DPR desak program Koperasi Desa Merah Putih jangan jadi omon-omon. Andre Rosiade minta realisasi dan pengawasan ketat.

musa by musa
10/07/2025
in Nasional
0
dpr
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Sorotan tajam datang dari parlemen terhadap program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM. Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Wakil Ketua Komisi VI Andre Rosiade menegaskan agar program ini tidak hanya sekadar gagasan populis tanpa implementasi nyata.

“Angka 80.000 itu jangan jadi angka di atas kertas atau omon-omon. Jangan jadi omon-omon!” tegas Andre, yang juga merupakan politisi Partai Gerindra, Rabu (9/7/2025).

Andre menyebut bahwa program ini menyentuh langsung akar ekonomi rakyat. Maka, selain realisasi pembentukan koperasi, aspek manfaat dan pengawasan menjadi hal penting yang tidak boleh luput.

“Koperasi desa ini akan menjadi motor penggerak ekonomi bangsa. Tapi kalau tidak diawasi, bisa jadi ladang korupsi baru,” ujarnya lantang di hadapan Menteri Budi Arie.

Budi Arie: 77.120 Kopdes Sudah Berbadan Hukum

Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi pun memberikan tanggapan dengan memaparkan progres terkini program KDKMP. Ia menyebut bahwa hingga Juli 2025 telah terbentuk 80.560 koperasi desa, di mana sebanyak 77.120 koperasi sudah mengantongi SK badan hukum.

“Sebagian besar provinsi sudah mencapai 100% pembentukan. Siang ini tercatat 77.120 Kopdes Merah Putih telah berbadan hukum,” ungkapnya dalam presentasi.

Namun, ia tak menampik bahwa pelaksanaan program ini masih menghadapi kendala serius di sejumlah daerah, terutama yang memiliki geografi menantang dan keragaman budaya tinggi.

Tantangan Lapangan: Papua hingga Banten Belum 100%

Budi Arie menyebut beberapa provinsi yang belum mampu mencapai target 100% pembentukan koperasi desa, di antaranya:

  • Papua
  • Papua Tengah
  • Papua Selatan
  • Papua Pegunungan
  • Papua Barat
  • Papua Barat Daya
  • Banten

Tantangan yang dihadapi bervariasi, mulai dari aksesibilitas wilayah, kurangnya sumber daya manusia yang paham koperasi, hingga keterbatasan anggaran daerah untuk mendukung fasilitasi awal koperasi.

Antara Harapan Ekonomi Desa dan Risiko Politisasi

Program KDKMP merupakan bagian dari rencana besar revitalisasi ekonomi kerakyatan berbasis desa. Di atas kertas, koperasi desa diharapkan menjadi simpul ekonomi yang mampu menampung produk lokal, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan pangan serta inklusi keuangan.

Namun, kritik dari DPR menjadi sinyal penting bahwa pelaksanaan program harus dijalankan dengan integritas, akuntabilitas, dan pendampingan riil. Kekhawatiran publik terhadap proyek pemerintah yang berhenti hanya pada seremonial juga menjadi catatan krusial.

Kesimpulan

Program Kopdes Merah Putih adalah langkah besar menuju transformasi ekonomi desa yang lebih mandiri dan berdaya saing. Namun, tanpa pengawasan yang serius dan implementasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, angka 80.000 koperasi bisa berubah menjadi angka semu. DPR melalui Komisi VI mengingatkan agar program ini bukan sekadar proyek prestise, tetapi benar-benar menjadi gerakan ekonomi rakyat dari bawah.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #KoperasiDesa #KDKMP #AndreRosiade #KomisiVI #UMKMIndonesia #EkonomiRakyat #BudiArie #KementerianKoperasi #ParlemenRI #JurnalPelopor
Previous Post

Jurnalis Inggris Kaget Dapat Nasi Kotak, Puji Piala Presiden 2025!

Next Post

Indonesia Hajar Thailand! Kini Bidik Juara SEA V League 2025

musa

musa

Related Posts

batu bara
Nasional

Satgas SIRI Berhasil Bekuk Buronan Kasus Batu Bara di Soetta

22/06/2026
obligasi
Nasional

Obligasi Danantara Laris, Investor Global Borong Hingga Melonjak

16/06/2026
mbg
Nasional

Program MBG Masuk Fase Baru, Fokus pada Kualitas Layanan

09/06/2026
Tio Pakusadewo
Nasional

Keluar Masuk Rumah Sakit, Kondisi Tio Pakusadewo Jadi Sorotan

05/06/2026
dadan
Nasional

Dadan Hindayana dan Dua Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka

04/06/2026
prabowo
Nasional

MBG Penting untuk Masa Depan Bangsa, Prabowo Minta Dijaga

04/06/2026
Next Post
thailand

Indonesia Hajar Thailand! Kini Bidik Juara SEA V League 2025

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.