• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Camat Lamba Leda Utara Ngamuk ke BNPB, Ini Penyebabnya

Camat Lamba Leda Utara viral setelah marah ke BNPB, mempertanyakan kesesuaian data bantuan dengan kondisi logistik di posko.

musa by musa
22/08/2026
in Nasional
0
lamba
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat marah hingga membanting paket bantuan di hadapan petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Posko Logistik Damer, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026) pagi.

Dalam video berdurasi sekitar 6 menit 15 detik itu, Agustinus tampak terlibat perdebatan sengit dengan petugas BNPB. Ia mempertanyakan data bantuan logistik yang disebut tidak sesuai dengan jumlah bantuan secara fisik yang tersedia di lapangan.

Persoalan Berawal dari Berita Acara Bantuan

Agustinus menjelaskan, dirinya menolak menandatangani berita acara serah terima bantuan karena ingin memastikan terlebih dahulu jumlah logistik yang diterima benar-benar sesuai dengan data administrasi.

Menurutnya, pengecekan secara langsung penting dilakukan agar tidak terjadi perbedaan pencatatan yang nantinya dapat menimbulkan persoalan dalam proses distribusi kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa penolakan tersebut bukan berarti dirinya tidak menerima bantuan dari pemerintah maupun BNPB. Agustinus justru meminta adanya transparansi dan kesesuaian antara data dengan kondisi bantuan yang benar-benar berada di posko.

Dalam video yang beredar, Agustinus terdengar meminta petugas BNPB melihat langsung kondisi masyarakat di desa-desa yang terdampak gempa.

Harus Membagi Bantuan untuk 21.171 Jiwa

Tekanan yang dihadapi Agustinus tidak lepas dari besarnya kebutuhan masyarakat setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Di Kecamatan Lamba Leda Utara, bantuan harus didistribusikan kepada sekitar 21.171 jiwa yang tersebar di 11 desa. Seluruh desa di wilayah tersebut disebut mengalami dampak kerusakan akibat gempa.

Kondisi tersebut membuat distribusi logistik menjadi tantangan tersendiri. Jumlah bantuan yang terbatas harus dibagi agar dapat menjangkau seluruh masyarakat terdampak secara merata.

Agustinus mengaku berada dalam tekanan karena masyarakat dari berbagai desa juga menuntut kebutuhan mereka segera dipenuhi.

“Saya harus bagi ke 11 desa,” ujar Agustinus dalam rekaman video yang beredar.

Ia bahkan meminta petugas BNPB turun langsung melihat kondisi warga di desa-desa yang menurutnya belum mendapatkan bantuan secara optimal.

Akui Mengalami Tekanan

Di tengah perdebatan tersebut, Agustinus juga mengungkapkan bahwa dirinya mengalami tekanan berat dalam menjalankan tugas penanganan bencana.

Ia merasa terbebani karena harus mengatur pembagian bantuan yang jumlahnya terbatas, sementara kebutuhan warga sangat besar.

Meski sempat terjadi ketegangan, Agustinus memastikan bantuan yang telah diterima tetap dicatat dan disalurkan kepada masyarakat. Ia juga memilih kembali fokus pada penanganan dampak gempa, termasuk pelayanan medis, perawatan pasien, serta proses evakuasi korban.

Peristiwa tersebut pun menjadi perhatian publik. Di balik video camat yang terlihat emosi, terdapat persoalan distribusi bantuan di tengah situasi darurat, ketika kebutuhan masyarakat meningkat dan pemerintah daerah harus memastikan setiap bantuan dapat diterima warga yang membutuhkan.

Bagi Agustinus, persoalan utama bukan sekadar soal tanda tangan berita acara, melainkan memastikan data bantuan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan dan logistik dapat dibagikan secara adil kepada ribuan warga terdampak gempa.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JurnalPelopor #BeritaViral #BNPB #ManggaraiTimur #LambaLedaUtara #NTT #BantuanGempa #BeritaTerkini
Previous Post

Dari Vonis Mati hingga Usia 101 Tahun, Kisah Francis Smith

Next Post

Gunung Gandul Wonogiri Terbakar, 3,2 Hektare Lahan Hangus

musa

musa

Related Posts

Karhutla Kaimantan Semakin Meluas, DPR Minta Status Darurat
Nasional

Karhutla Kaimantan Semakin Meluas, DPR Minta Status Darurat

22/08/2026
airlangga
Nasional

Ramai Soal Desil 12, Airlangga: Itu Tidak Mungkin

22/08/2026
indonesia
Nasional

22,93 Juta Penduduk Indonesia Miskin, Mayoritas Tinggal di Jawa

22/08/2026
suami
Nasional

Viral! Suami Gerebek Istri PPPK Nakes Bersama Pria Lain

21/08/2026
Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen
Nasional

Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen 2026 Resmi Dibuka

21/08/2026
Desil 9
Nasional

Jualan Pentol, Anif Masuk Desil 9 meski Penghasilan Menurun

21/08/2026
Next Post
gunung

Gunung Gandul Wonogiri Terbakar, 3,2 Hektare Lahan Hangus

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.