Jurnal Pelopor – Istri Uya Kuya, Astrid Kuya, akhirnya buka suara panjang lebar mengenai isu miring yang menyeret dirinya dan keluarga setelah rumah mewahnya di Jakarta dijarah massa. Dalam sebuah unggahan video di Instagram, Astrid menegaskan bahwa pembangunan rumah tersebut murni dari hasil kerja keras dirinya dan sang suami, bukan dari uang DPR RI seperti yang ramai beredar di media sosial.
Klarifikasi Astrid: Tidak Ada Dana DPR
Dalam video penuh haru, Astrid mengatakan bahwa rumah yang kini menjadi sorotan publik itu dibangun sedikit demi sedikit dari jerih payah mereka di dunia hiburan. Ia menepis tudingan bahwa dana pembangunan rumah berasal dari DPR atau bantuan pemerintah.
“Tidak ada duit sepeser pun dari DPR untuk membangun rumah itu. Rumah itu berdiri dari keringat saya dan suami saya yang syuting pagi sampai pagi,” ucap Astrid dengan mata berkaca-kaca.
Ia juga membantah isu yang menyebutkan Uya Kuya pernah menyombongkan penghasilan Rp3 juta per hari atau perkataan lain yang dianggap melecehkan. Menurutnya, semua narasi itu hanyalah fitnah yang menyudutkan keluarga.
Menjadi Korban Fitnah dan Merasa Dizalimi
Astrid mengaku sangat terpukul atas peristiwa penjarahan sekaligus tudingan yang beredar. Ia merasa seolah-olah sedang menjadi korban fitnah.
“Saya benar-benar merasa dizalimi,” ujarnya.
Bahkan, ia sempat berhadapan langsung dengan sejumlah orang yang diduga ikut menjarah. Kepada mereka, Astrid menegaskan bahwa rumah tersebut dibangun dari keringat keluarga, bukan dari uang rakyat.
Bantuan Pemerintah Selalu Disalurkan Penuh
Tak hanya soal rumah, Astrid juga meluruskan tudingan bahwa dirinya dan Uya Kuya pernah memotong dana bantuan untuk masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap kali turun ke lapangan, semua bantuan dari pemerintah disalurkan langsung kepada penerima tanpa ada potongan sedikit pun.
“Itu amanah. Hak masyarakat harus diberikan sepenuhnya. Saya selalu mengingatkan tim agar tidak mengurangi satu rupiah pun,” katanya.
Dukungan Uya Kuya
Dalam momen tersebut, Uya Kuya terlihat mendampingi istrinya. Ia sesekali menenangkan Astrid yang terus menitikkan air mata. Dukungan suami itu membuat Astrid lebih kuat menyampaikan klarifikasinya secara terbuka kepada publik.
Proses Hukum Berjalan
Sementara itu, pihak kepolisian masih menangani kasus penjarahan rumah Uya Kuya. Polres Jakarta Timur telah menetapkan 12 orang tersangka, termasuk satu di antaranya anak di bawah umur. Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya aktor lain yang terlibat dalam aksi penjarahan tersebut.
Publik Terbelah
Pernyataan Astrid Kuya ini menuai beragam reaksi. Sebagian netizen memberikan dukungan, menyebut Astrid dan keluarganya sebagai korban fitnah. Namun, ada juga pihak yang tetap meragukan klarifikasinya dan menuntut transparansi lebih lanjut.
Sumber: Detik.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







