Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Investasi GOTO Disita! Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Laptop - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Investasi GOTO Disita! Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Laptop

Kejagung sita dokumen investasi GOTO terkait dugaan korupsi proyek Chromebook Rp9,3 triliun di Kemendikbudristek era Nadiem.

musa by musa
17/07/2025
in Nasional
0
goto
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) resmi menyita sejumlah dokumen investasi milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek. Penggeledahan tersebut dilakukan di kantor GOTO, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2025.

Langkah ini diambil untuk menelusuri dugaan keterkaitan aliran dana investasi—terutama yang melibatkan mitra asing seperti Google—dengan proyek digitalisasi pendidikan bernilai Rp 9,3 triliun yang digagas era Menteri Nadiem Makarim.

“Penggeledahan dilakukan karena ada urgensi pembuktian. Kami menyita dokumen investasi yang relevan dengan perkara yang ditangani,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, Rabu (16/7/2025).

Ada Jejak Grup WhatsApp Sebelum Nadiem Jadi Menteri

Kejagung juga mengusut komunikasi yang terjadi dalam sebuah grup WhatsApp yang disebut-sebut dibentuk sebelum Nadiem Makarim diangkat sebagai Mendikbud. Grup tersebut diyakini membahas digitalisasi pendidikan secara dini, menimbulkan dugaan adanya skenario terstruktur dalam pengadaan laptop.

“Memang ada grup WA yang dibuat sebelum Nadiem dilantik. Itu terkait pembahasan program digitalisasi di Kemendikbud,” ungkap Anang.

Empat Tersangka Sudah Ditetapkan, Kerugian Negara Capai Rp 1,9 Triliun

Kasus ini sendiri telah menyeret empat tersangka:

  1. Sri Wahyuningsih (SW) – Direktur SD Kemendikbudristek & Kuasa Pengguna Anggaran 2020–2021
  2. Mulyatsyah (MUL) – Direktur SMP pada periode yang sama
  3. Ibrahim Arief (IBAM) – Konsultan perorangan infrastruktur sekolah
  4. Jurist Tan (JT) – Mantan staf khusus Mendikbudristek

Menurut Kejagung, dari total 1,2 juta unit laptop yang dibeli, sebagian besar tidak optimal digunakan oleh guru maupun murid, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Akibatnya, negara merugi Rp 1,98 triliun, yang dihitung dari selisih harga kontrak dan nilai pasar aktual dengan metode “illegal gain”.

GOTO: Kami Kooperatif, Nadiem Sudah Mundur Sejak 2019

Menanggapi keterlibatan GOTO, Direktur Public Affairs & Communications GoTo, Ade Mulya, menegaskan bahwa perusahaan bersikap kooperatif dan menghormati proses hukum. Ia juga menekankan bahwa Nadiem Makarim tidak lagi memiliki hubungan dengan Gojek sejak Oktober 2019.

“Perseroan tidak terlibat dalam kebijakan Nadiem sebagai menteri. Ia mundur dari posisi Presiden Komisaris Gojek sebelum menjabat Mendikbud,” jelasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang skandal pengadaan barang di sektor pendidikan. Dengan temuan dokumen dari GOTO, penyidikan kini memasuki fase baru yang berpotensi menyeret aktor korporasi besar dan memperluas lingkaran tersangka.

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Kejagung #GOTO #KorupsiChromebook #Kemendikbudristek #NadiemMakarim #KasusKorupsi #DigitalisasiPendidikan #GoToGojekTokopedia #InvestasiAsing #JurnalPelopor
Previous Post

PSSI Copot Satoru Mochizuki dari Kursi Pelatih Timnas Putri!

Next Post

Tarif 19% Disepakati, Prabowo Sebut Trump Negosiator Tangguh

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
tarif

Tarif 19% Disepakati, Prabowo Sebut Trump Negosiator Tangguh

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.