• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Keterlambatan dan Rasa Hambar Warnai Program Makan Gratis

Achmad Rizal by Achmad Rizal
07/01/2025
in Nasional
0
Keterlambatan dan Rasa Hambar Warnai Program Makan Gratis
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Senin, 6 Januari 2025, menjadi hari bersejarah dengan dimulainya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Program ambisius ini langsung menyasar ribuan pelajar di seluruh Indonesia, termasuk di Kecamatan Pebayuran, Bekasi, dan SMPN 6 Garut, Jawa Barat.

Meskipun bertujuan mulia, pelaksanaannya tidak lepas dari tantangan. Berikut ini tanggapan siswa, guru, dan penyelenggara terkait programMakan Bergizi Gratis.

Menu Hambar tapi Mengenyangkan

Lulu Mufidah, siswa kelas 12 IPA 1 SMAN 1 Pebayuran, Bekasi, menyebutkan bahwa rasa makanan dalam program MBG sedikit hambar.

“Rasanya agak hambar karena gak pakai MSG, mungkin ini untuk kesehatan. Tapi porsinya cukup buat makan siang, bikin kenyang juga,” ujar Lulu.

Lulu dan teman-temannya menikmati menu sederhana berupa nasi, sebutir telur, tempe goreng, buncis, dan buah salak. Ia mengaku program ini sangat membantu karena mampu menghemat uang jajan harian sebesar Rp 15 ribu.

“Kalau makan siang di kantin biasanya Rp 10 ribu, sekarang uang jajan bisa disimpan,” tambahnya.

Sementara Arya Winata, siswa kelas 12 IPA 5, mengapresiasi keberadaan program MBG yang membuatnya tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk makan siang. Namun, ia berharap ada variasi menu agar lebih menarik.

“Kalau bisa menunya jangan itu-itu saja, tapi tetap membantu banget buat siswa kayak saya,” katanya.

Keterlambatan Distribusi di Garut

Di Garut, program MBG menghadapi tantangan logistik. Di SMPN 6 Garut, Kepala Sekolah Budi Suhardiman mengungkapkan bahwa sebagian paket makanan datang terlambat.

Program ini menerapkan dua kloter pengiriman paket makanan: kloter pertama pada pukul 10.00 WIB, saat jam istirahat pertama, dan kloter kedua pada pukul 12.00 WIB, di jam istirahat kedua. Namun, paket makanan pada kloter kedua terlambat, dan sekolah baru dapat menyajikan kepada siswa pada pukul 13.45 WIB.

Keterlambatan pengiriman ini menyebabkan para siswa merasa kecewa dan mulai merengek meminta pulang, mengingat hari itu adalah hari pertama masuk sekolah setelah liburan tahun baru dan jam sekolah hanya berlangsung hingga pukul 12.00 WIB. Meskipun demikian, Kepala SMPN 6 Garut, Budi Suhardiman, mencoba menenangkan mereka dengan mengatakan,

“Tapi ini kan masih siang, masih jam makan siang.”

Evaluasi dan Harapan ke Depan

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memastikan bahwa akan melakukan evaluasi setiap hari untuk menyempurnakan program ini.

“Tentu kita akan evaluasi tiap hari, seperti yang saya sampaikan target kita dari Januari sampai April akan mencakup tiga juta penerima manfaat,” tegasnya.

Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan agar program ini tidak dipaksakan. Fokus utamanya adalah memastikan kesiapan dan kualitas makanan sesuai dengan kebutuhan gizi siswa.

Dengan segala kekurangan dan tantangan yang ada, program Makan Bergizi Gratis membawa harapan besar. Pemerintah optimis, melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, program ini akan menjadi tonggak baru dalam meningkatkan kualitas hidup generasi penerus bangsa.

 

Sumber: Tribun Jabar, Pos Kota.

Previous Post

Patrick Kluivert: Dari Karier Gemilang hingga Kontroversi Judi dan Pelecehan

Next Post

Momen Haru di Program MBG: Anak SD Gorontalo Sisihkan Makanan untuk Ibu

Achmad Rizal

Achmad Rizal

Related Posts

universitas
Nasional

Akademisi Soroti Posisi Universitas Republik Indonesia

24/07/2026
tribrata
Nasional

Tribrata, Putra Ferdy Sambo, Resmi Dilantik Jadi Perwira Polri

23/07/2026
deyang
Nasional

Nanik S Deyang Akhiri Masa Jabatan di BGN Lebih Cepat

23/07/2026
ledakan
Nasional

Basarnas Kerahkan 400 Personel usai Ledakan Dahsyat di Medan

22/07/2026
kerja sama
Nasional

DPR Sepakati UU Kerja Sama Militer dengan Malaysia dan Turki

22/07/2026
jokowi
Nasional

Sekolah Negeri Kehilangan Peminat, Ini Faktor Penyebabnya

21/07/2026
Next Post
Momen Haru di Program MBG: Anak SD Gorontalo Sisihkan Makanan untuk Ibu

Momen Haru di Program MBG: Anak SD Gorontalo Sisihkan Makanan untuk Ibu

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.