• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Entertainment

Ria Ricis Dikritik Usai Sebut Lokasi Karhutla Mirip KidZania 2026

Ria Ricis menuai kritik usai menyebut lokasi karhutla KidZania 2026. Unggahannya viral dan memicu perdebatan di media sosial.

musa by musa
07/11/2026
in Nasional
0
ria ricis
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Selebritas Ria Ricis menjadi sorotan warganet setelah mengunggah dokumentasi kegiatan relawan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan keterangan yang dianggap kurang sensitif. Ia menuai kritik setelah menyebut lokasi bencana tersebut dengan istilah “Kidzania 2026” melalui akun Threads pribadinya.

Unggahan tersebut memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah warganet menilai penggunaan istilah taman bermain anak-anak untuk menggambarkan lokasi karhutla tidak tepat, mengingat masyarakat di wilayah terdampak tengah menghadapi bencana dan kabut asap.

Padahal, dalam dokumentasi yang dibagikan, Ria Ricis memperlihatkan sejumlah aktivitas kemanusiaan, mulai dari penyediaan fasilitas kesehatan, penyaluran bantuan air bersih, hingga keterlibatannya dalam upaya pemadaman api.

Caption KidZania 2026 Tuai Kritik Warganet

Kontroversi bermula ketika Ria Ricis menuliskan keterangan “Kidzania 2026” pada unggahannya. Istilah tersebut kemudian menjadi perhatian karena dinilai tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lokasi kebakaran.

Sebagai informasi, KidZania merupakan taman hiburan edukatif berbentuk replika kota mini yang memberikan pengalaman bermain peran berbagai profesi kepada anak-anak.

Penggunaan istilah tersebut untuk menggambarkan lokasi karhutla dianggap sebagian warganet sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap situasi masyarakat yang terdampak bencana.

Salah satu komentar warganet bahkan secara langsung menyampaikan keberatan terhadap keterangan tersebut.

“Nirempati banget captionnya, kabut asap segitu tebalnya dibilang kidzania 2026. Sick lo ricis,” tulis seorang pengguna media sosial.

Kritik serupa juga disampaikan pengguna lainnya. Mereka menilai kondisi bencana seharusnya tidak dijadikan bahan candaan, terlebih ketika banyak masyarakat sedang menghadapi kesulitan akibat kebakaran dan asap.

Ria Ricis Berikan Klarifikasi

Menanggapi berbagai komentar yang bermunculan, Ria Ricis akhirnya memberikan penjelasan melalui balasan di Threads.

Ia mengaku bahwa istilah “Kidzania 2026” bukan berasal dari dirinya sendiri. Menurut penjelasannya, ia hanya mengikuti dan menyalin kalimat yang sebelumnya disampaikan orang lain.

“Bukan aku yang bilang kak aku cuma ikutin, copas.. coba aku tanya lagi sama yang pertama bilang ya..” tulis Ria Ricis saat membalas komentar warganet.

Selain memberikan klarifikasi, Ria Ricis juga diketahui telah menyunting keterangan pada unggahan serupa di akun Instagram pribadinya.

Warganet Singgung Soal Sarkasme

Meski sudah memberikan penjelasan, respons warganet belum sepenuhnya mereda. Sebagian pengguna media sosial justru menilai Ria Ricis kurang memahami maksud dari komentar yang sebelumnya beredar.

Mereka menjelaskan bahwa istilah tersebut kemungkinan digunakan sebagai bentuk sarkasme atau sindiran, bukan keterangan yang seharusnya ditiru begitu saja.

Salah seorang warganet bahkan menyampaikan bahwa keikutsertaan Ria Ricis dalam kegiatan membantu korban karhutla patut diapresiasi. Namun, pemilihan kata dalam unggahan tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Menurutnya, sebagai figur publik, Ria Ricis diharapkan lebih memahami konteks sebelum membagikan sesuatu kepada masyarakat luas.

Peristiwa ini pun menjadi pengingat bahwa penyampaian informasi mengenai bencana membutuhkan kepekaan tersendiri. Niat baik dalam membantu korban tetap perlu diiringi penggunaan bahasa yang tepat agar pesan kemanusiaan tidak tertutup oleh kontroversi di media sosial.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #RiaRicis #Karhutla #KidZania2026 #RiaRicisViral #BeritaSelebriti #KebakaranHutan #ViralHariIni #BeritaNasional
Previous Post

CPNS 2026 Dibuka November, BKN Siapkan Simulasi CAT Gratis!

Next Post

TNBTS Imbau Wisatawan Waspada Usai Erupsi Gunung Bromo

musa

musa

Related Posts

Dirut KAI Bobby Rasyidin
Nasional

Bobby Rasyidin Kembalikan Rp2 M ke KPK, Ini Penjelasannya

07/11/2026
tnbts
Nasional

TNBTS Imbau Wisatawan Waspada Usai Erupsi Gunung Bromo

07/11/2026
cpns 2026
Nasional

CPNS 2026 Dibuka November, BKN Siapkan Simulasi CAT Gratis!

07/11/2026
petasan
Nasional

Kebakaran Gudang Petasan di Minahasa Picu Ledakan Keras

06/11/2026
penyadapan
Politics

Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Prabowo

06/11/2026
rekaman
Politics

Rekaman Penyadapan Prabowo Dihapus, Ada Apa di Baliknya?

06/11/2026
Next Post
tnbts

TNBTS Imbau Wisatawan Waspada Usai Erupsi Gunung Bromo

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.