Jurnal Pelopor – Kecelakaan minibus Isuzu Elf bernomor polisi S 7009 B di tikungan Gotekan, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Rabu (28/10/2026) sore, mengakibatkan delapan orang mengalami luka-luka. Kendaraan yang membawa rombongan keluarga asal Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, itu diduga mengalami rem blong hingga menerobos dinding jalur penyelamat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Muhammad Jeepsal Putra, mengatakan minibus tersebut mengangkut 16 orang, termasuk sopir. Dari jumlah tersebut, delapan orang mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda, mulai dari patah tulang hingga cedera kepala.
Seluruh korban luka telah dievakuasi ke RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet, untuk mendapatkan penanganan medis.
Delapan Orang Mengalami Luka-Luka
Berdasarkan keterangan kepolisian, delapan korban mengalami berbagai jenis cedera. Empat orang dilaporkan mengalami patah tulang, satu orang mengalami cedera kepala, sedangkan tiga lainnya mengalami luka ringan.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika minibus melintasi tikungan Gotekan yang dikenal memiliki turunan tajam. Kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman hingga tidak mampu berhenti dan akhirnya menerobos dinding jalur penyelamat.
Berikut daftar delapan korban luka berdasarkan informasi yang disampaikan:
- Endik Prasetyo (46) — mengalami luka sobek di bagian jidat.
- Kartini (53) — mengalami luka lecet.
- KRV (15) — mengalami patah tulang tangan dan kaki kiri.
- Jojo Samsuri (42) — mengalami patah kaki kanan dan tangan kiri.
- Riana (36) — mengalami patah tulang tangan kanan dan kaki kiri.
- Yanuar Yani (38) — mengalami luka sobek di jidat, nyeri dada, serta keluhan sesak dan sakit pada punggung.
- VS (4) — mengalami cedera otak ringan.
- AA (3,5) — mengalami patah tulang kaki kiri.
Seluruh korban tersebut tercatat sebagai warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
Daftar Penumpang Minibus Elf
Minibus Isuzu Elf tersebut dikemudikan Sugiono (35). Selain sopir, kendaraan membawa sejumlah penumpang yang sebagian besar merupakan warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
Berikut daftar nama penumpang yang disebut dalam laporan:
- READ (10), warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
- RAS (17), warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
- AFR (10), warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
- AFP (9), warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
- Hariyadi (58), warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
- Wiwik (41), warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
- Suci Karang (33), warga Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
- Awaliyah Yunia Dewi (56), warga Desa Talang, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.
Data tersebut merupakan nama-nama yang tercantum dalam laporan media. Tidak semua orang yang disebutkan dalam daftar penumpang dinyatakan mengalami luka.
Polisi Sebut Minibus Mengangkut 17 Orang
Ipda Muhammad Jeepsal Putra menjelaskan, kendaraan tersebut mengangkut 17 orang termasuk pengemudi. Delapan orang mengalami luka-luka dan seluruhnya telah dibawa ke RSUD Sumberglagah untuk mendapatkan perawatan.
Jumlah penumpang tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam evaluasi keselamatan perjalanan. Selain kondisi kendaraan, pengemudi yang melintasi jalur pegunungan dengan turunan tajam perlu memastikan sistem pengereman berfungsi optimal.
Tikungan Gotekan di kawasan Pacet merupakan jalur yang membutuhkan kewaspadaan tinggi, khususnya bagi kendaraan yang membawa banyak penumpang. Pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan dan penggunaan teknik pengereman yang tepat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, penanganan terhadap para korban telah dilakukan di RSUD Sumberglagah. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kondisi korban dapat merujuk pada keterangan resmi kepolisian dan pihak rumah sakit.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







