Jurnal Pelopor – Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Api yang diduga berasal dari gudang bahan baku di lantai dua dengan cepat membesar dan menjalar ke area produksi. Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan baracuda milik kepolisian, serta enam truk tangki air dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Beruntung, seluruh karyawan berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Api Cepat Membesar di Gudang Bahan Baku
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari kawasan pabrik yang bergerak di bidang produksi sepatu tersebut. Kobaran api melahap gudang bahan baku berukuran sekitar 18 x 300 meter persegi yang berisi material mudah terbakar seperti spons dan bahan sandwich mesh.
Muhammad Unying (25), salah seorang buruh harian, mengaku sedang bekerja di lantai satu ketika api muncul dari lantai dua. Menurutnya, upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran api sudah terlalu besar untuk dikendalikan.
“Api tiba-tiba membesar. Bahan spons yang terbakar membuat api cepat menyebar,” ujarnya.
Karyawan Berhamburan Menyelamatkan Diri
Saat kebakaran terjadi, aktivitas produksi di pabrik masih berlangsung normal. Ratusan pekerja yang berada di area gudang maupun produksi langsung keluar untuk menyelamatkan diri setelah api membesar.
Ari Purnomo (30), karyawan bagian produksi, mengatakan sebagian pekerja laki-laki sempat membantu proses pemadaman sebelum petugas datang ke lokasi.
“Mayoritas karyawan langsung keluar. Keselamatan menjadi prioritas utama,” katanya.
Puluhan Personel Berjibaku Padamkan Api
Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian berjibaku memadamkan api yang berkobar di dalam gudang dan area produksi. Pasokan air dari sejumlah truk tangki terus disuplai agar proses pemadaman berjalan maksimal.
Hingga sekitar pukul 12.30 WIB, api mulai dapat dikendalikan meski petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dan mitigasi kebakaran di kawasan industri, terutama pada gudang penyimpanan bahan yang mudah terbakar, agar risiko kerugian besar dapat diminimalkan.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







