Jurnal Pelopor – Seorang pria yang mengenakan jaket ojek online (ojol) diduga melakukan pelecehan terhadap seorang anak di bawah umur di Kampung Rawasapi, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (11/9/2026) siang. Peristiwa tersebut menghebohkan warga setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian itu beredar luas di media sosial.
Kejadian itu disebut berlangsung sekitar pukul 12.12 WIB, bertepatan dengan waktu warga sekitar melaksanakan salat Jumat. Lokasi kejadian berada di sekitar Masjid Al Istiqomah, kawasan Kampung Rawasapi.
Terekam CCTV Saat Mendekati Anak-anak
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan atribut yang menyerupai pengemudi ojol mendekati sejumlah anak yang sedang bermain. Pria tersebut diduga sempat berpura-pura menanyakan alamat sebelum kemudian mendekati salah satu korban.
Situasi kemudian berubah ketika pria itu diduga melakukan tindakan tak senonoh terhadap korban. Anak yang usianya disebut masih di bawah 10 tahun tersebut berusaha melawan dan berontak.
Korban juga disebut sempat berteriak. Mendengar perlawanan dan teriakan tersebut, pria yang diduga sebagai pelaku kemudian meninggalkan lokasi dan melarikan diri.
Warga Resah, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Rekaman CCTV kejadian tersebut kemudian menyebar melalui media sosial dan memicu perhatian warga. Muncul kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama para orang tua yang memiliki anak kecil di sekitar kawasan tersebut.
Kasus ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tambun. Polisi disebut telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Hingga kini, identitas pria tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi juga masih mendalami kronologi kejadian serta motif sebenarnya di balik tindakan yang terekam dalam CCTV tersebut.
Polisi Masih Dalami Identitas Pelaku
Pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dan bukti untuk mengungkap kasus tersebut. Rekaman CCTV yang beredar menjadi salah satu informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.
Masyarakat diimbau tidak mengambil tindakan sendiri maupun menyebarkan identitas seseorang secara sembarangan sebelum ada kepastian dari pihak berwenang. Terlebih, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan kepolisian.
Kasus dugaan pelecehan terhadap anak ini kini menjadi perhatian warga Tambun Selatan. Masyarakat berharap polisi dapat segera mengungkap identitas pelaku dan memberikan penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:






