Jurnal Pelopor – Pep Guardiola dipastikan belum akan kembali ke dunia kepelatihan pada musim 2026/2027. Kabar tersebut sekaligus membantah isu yang sebelumnya mengaitkan pelatih asal Spanyol itu dengan klub Turki, Trabzonspor.
Kepastian tersebut disampaikan oleh agen Guardiola. Ia menegaskan bahwa Guardiola tidak akan menangani klub maupun tim nasional mana pun sepanjang musim ini, sehingga rumor mengenai kepindahannya ke Liga Turki tidak benar.
“Pep tidak akan melatih klub atau tim nasional mana pun musim ini,” demikian pernyataan agen Guardiola seperti dikutip AS.
Sebelumnya, Trabzonspor dikabarkan memberikan tawaran kontrak senilai 13 juta euro atau sekitar Rp264,7 miliar kepada Guardiola. Tawaran tersebut disebut menjadi bagian dari ambisi besar klub Turki itu setelah berhasil mendatangkan Mohamed Salah.
Guardiola Pilih Istirahat dari Dunia Kepelatihan
Keputusan Guardiola untuk tidak melatih pada musim 2026/2027 membuat masa depannya menarik perhatian. Setelah menjalani periode panjang sebagai pelatih Manchester City, Guardiola kini memilih mengambil waktu sebelum menentukan langkah berikutnya.
Rumor Trabzonspor sempat terdengar menarik karena klub tersebut tengah membangun kekuatan baru. Kehadiran Mohamed Salah bahkan membuat spekulasi mengenai kemungkinan Guardiola menangani klub itu semakin ramai diperbincangkan.
Guardiola sendiri memiliki hubungan kompetitif yang panjang dengan Salah ketika keduanya masih berkarier di Liga Inggris. Mantan pemain Liverpool tersebut beberapa kali menjadi ancaman bagi Manchester City saat Guardiola berada di pinggir lapangan.
Guardiola bahkan pernah memberikan pujian kepada Salah dan Andrew Robertson. Ia menilai gaya permainan Manchester City justru menyediakan ruang yang bisa dimanfaatkan kedua pemain tersebut untuk melakukan serangan.
“Dia adalah mimpi buruk. Salah, (Andrew) Robertson, semua pemain itu layak mendapatkan rasa hormat besar dari saya,” ujar Guardiola.
Trabzonspor Sedang Bangun Kekuatan Baru
Trabzonspor kini menjadi salah satu klub yang menarik perhatian di sepak bola Turki. Klub asal Trabzon tersebut disebut memiliki kekuatan finansial yang semakin besar setelah mendatangkan Mohamed Salah.
Kehadiran Salah juga meningkatkan ambisi Trabzonspor untuk bersaing dengan klub-klub besar Turki. Mereka bahkan berpeluang menjadi penantang serius dominasi Galatasaray dalam persaingan perebutan gelar liga. Galatasaray sendiri sedang memburu gelar Liga Turki kelima secara beruntun. Jika berhasil, mereka akan mengoleksi 27 trofi liga sepanjang sejarah.
Sementara itu, Trabzonspor memiliki tujuh gelar Liga Turki. Mereka juga tercatat sebagai satu-satunya klub di luar Istanbul yang mampu memenangkan kompetisi tersebut lebih dari sekali.
Peluang Bertemu di Masa Depan Masih Terbuka
Meski batal terjadi musim ini, peluang Guardiola melatih Trabzonspor pada masa mendatang tetap terbuka. Sang pelatih masih bisa mempertimbangkan berbagai pilihan setelah mengambil waktu untuk beristirahat dari rutinitas kepelatihan.
Guardiola sebelumnya sukses mengubah Manchester City menjadi salah satu kekuatan terbesar di Inggris. Ia membawa klub tersebut meraih berbagai trofi dan menjadikannya langganan persaingan gelar domestik maupun Eropa.
Selama menangani Manchester City, Guardiola juga disebut menerima bayaran lebih dari 20 juta poundsterling atau sekitar Rp475 miliar per tahun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tawaran 13 juta euro yang sebelumnya dikaitkan dengan Trabzonspor.
Untuk saat ini, keputusan Guardiola sudah jelas. Ia tidak akan melatih klub atau tim nasional mana pun pada musim 2026/2027. Setelah masa istirahat tersebut berakhir, barulah menarik untuk melihat ke mana perjalanan kariernya akan berlanjut.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







