• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri, Bahas Karhutla

Menjelang keberangkatan ke Rusia, Prabowo memanggil Panglima TNI dan Kapolri untuk membahas perkembangan karhutla di sejumlah wilayah.

musa by musa
03/09/2026
in Nasional
0
panglima
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah perkembangan situasi nasional, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Pertemuan digelar menjelang keberangkatan Prabowo ke Rusia untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok. Sebelum bertolak, Presiden menerima laporan langsung mengenai kondisi di lapangan serta langkah pemerintah dalam mengendalikan kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah.

Prabowo Terima Laporan Kondisi Karhutla

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah dalam menghadapi perkembangan situasi nasional.

Menurut Teddy, Prabowo mendapatkan laporan mengenai kondisi terkini karhutla, termasuk upaya pemadaman serta berbagai langkah pengendalian yang telah dilakukan oleh aparat dan pemerintah di daerah.

“Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi nasional serta penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan,” tulis Teddy melalui unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (1/9).

Pemerintah, kata Teddy, terus memperkuat koordinasi antarlembaga agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan terpadu. Langkah tersebut juga diperlukan untuk mencegah titik-titik kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat.

Sejumlah Pejabat Ikut Hadir

Pertemuan di Hambalang tidak hanya dihadiri Panglima TNI dan Kapolri. Sejumlah pejabat terkait turut hadir dalam pembahasan tersebut.

Di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, serta Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.

Hadir pula Kabaintelkam Komjen Pol Yuda Gustawan, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kabaharkam Polri Komjen Pol Haryanto, Kababinkum TNI Laksda TNI Kresno Buntoro, dan Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto.

Kehadiran sejumlah pejabat dari unsur pertahanan, keamanan, dan pemerintahan menunjukkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas sektor, terutama ketika kebakaran terjadi di wilayah yang luas dan menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Kalimantan Barat Masih Hadapi Titik Api

Pembahasan mengenai karhutla berlangsung ketika sejumlah wilayah Kalimantan masih menghadapi persoalan kebakaran.

Di Kalimantan Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memantau puluhan titik api. Berdasarkan laporan yang disampaikan BNPB, terdapat 30 titik api karhutla yang masih menjadi perhatian.

Kondisi tersebut juga berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah. Bahkan, jarak pandang dilaporkan berada di bawah satu kilometer sehingga turut menyulitkan aktivitas masyarakat dan proses penanganan di lapangan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan operasi pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat maupun udara.

Namun, petugas menghadapi sejumlah tantangan. Rendahnya jarak pandang menjadi salah satu kendala, khususnya dalam pelaksanaan operasi udara. Selain itu, karakteristik lahan gambut yang sulit dipadamkan serta keterbatasan sumber air juga membuat proses pemadaman membutuhkan upaya lebih besar.

Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat

Situasi karhutla juga menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pemprov Kalteng menetapkan status tanggap darurat karhutla mulai 31 Agustus hingga 29 September 2026.

Penetapan status tersebut dilakukan di tengah tingginya jumlah kejadian kebakaran yang tercatat di wilayah tersebut.

Hingga 31 Agustus 2026, tercatat sebanyak 2.285 kejadian karhutla dengan total luas lahan yang terdampak mencapai 6.587,84 hektare.

Besarnya luas wilayah yang terdampak membuat pengendalian karhutla menjadi pekerjaan yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Selain pemadaman, pemerintah juga perlu mengantisipasi dampak lanjutan terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, transportasi, dan aktivitas ekonomi.

Pemerintah Perkuat Koordinasi

Pertemuan Prabowo bersama jajaran TNI dan Polri di Hambalang menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan karhutla berjalan terkoordinasi.

Laporan mengenai kondisi terkini di lapangan menjadi penting bagi pemerintah pusat untuk menentukan langkah lanjutan, terutama di daerah yang menghadapi peningkatan titik api dan kondisi lingkungan yang menyulitkan proses pemadaman.

Dengan kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan, pemerintah dituntut menjaga respons tetap cepat sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Prabowo pun menerima laporan terkait perkembangan pemadaman dan pengendalian kebakaran sebelum menjalankan agenda kunjungan ke Rusia. Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla serta mengurangi dampaknya terhadap masyarakat.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #PrabowoSubianto #Karhutla #PanglimaTNI #Kapolri #Sumatera #Kalimantan #BeritaTerkini #Indonesia
Previous Post

Menkop Buka Suara soal Isu Anggaran Podcast Rp103 Miliar

Next Post

Mulai 28 September, Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

musa

musa

Related Posts

saat
Nasional

Nahas! Pekerja Terpental 10 Meter Saat Tebang Pohon di Depok

03/09/2026
internet
Nasional

Mulai 28 September, Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

03/09/2026
podcast
Nasional

Menkop Buka Suara soal Isu Anggaran Podcast Rp103 Miliar

03/09/2026
bin
Nasional

BIN Dalami Kabar 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia

03/09/2026
ratusan
Nasional

Ratusan Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Makan MBG

02/09/2026
daya
Nasional

Daya Beli Petani Hortikultura Turun, Ini Penyebabnya

02/09/2026
Next Post
internet

Mulai 28 September, Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.