• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Ceferin Ogah Jadi Presiden FIFA, Tapi Desak Infantino Mundur

Ceferin memastikan tidak maju sebagai calon Presiden FIFA, tetapi memperingatkan Infantino bahwa penantang bisa muncul pada 2027.

musa by musa
25/08/2026
in Olahraga
0
fifa
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Presiden UEFA Aleksander Ceferin memastikan dirinya tidak akan mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA untuk menggantikan Gianni Infantino. Meski demikian, Ceferin memperingatkan Infantino bahwa dirinya menghadapi dua pilihan: mundur atau menghadapi kandidat penantang dalam pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027.

Ceferin Tak Tertarik Duduki Kursi Presiden FIFA

Ceferin sebelumnya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat potensial untuk menantang Infantino. Namun, pria asal Slovenia tersebut menegaskan tidak berminat mengambil posisi tertinggi di organisasi sepak bola dunia itu.

Ia mengatakan dirinya masih mencintai pekerjaannya di UEFA dan ingin tetap fokus memimpin konfederasi sepak bola Eropa tersebut. Selain itu, Ceferin menilai sikapnya untuk tidak mencalonkan diri justru membuat kritiknya terhadap Infantino lebih kredibel.

“Saya tidak tertarik karena dua alasan. Salah satunya karena saya mencintai UEFA dan senang bekerja di sini,” ujar Ceferin dalam podcast The Rest is Politics: Leading.

Ia juga menyebut ingin menikmati kehidupan setelah menjalani perjalanan panjang di dunia sepak bola.

Infantino Didesak Mundur

Meski tidak ingin menjadi kandidat, Ceferin tetap memberikan tekanan kepada Infantino. Menurutnya, Infantino harus menyadari apabila dirinya sudah kehilangan dukungan dari komunitas sepak bola internasional.

Dukungan yang dimaksud bukan hanya berasal dari federasi atau pihak yang memiliki hak suara dalam pemilihan, tetapi juga dari suporter, pemain, mantan pemain dan pelatih.

Ceferin menyebut Infantino memiliki dua pilihan. Pertama, menyadari bahwa dukungan terhadap dirinya telah melemah dan memilih untuk mundur. Kedua, tetap maju dalam pemilihan FIFA pada Maret 2027 dan menghadapi kandidat yang akan menantangnya.

“Pilihan kedua adalah dia maju dalam pemilihan pada Maret, tetapi dalam kasus itu, saya pikir dia akan memiliki kandidat yang menentangnya. Saya tidak tahu siapa,” kata Ceferin.

Polemik Investasi Swasta Jadi Pemicu

Tekanan terhadap Infantino meningkat setelah FIFA mengusulkan skema yang melibatkan investor swasta dalam pengelolaan hak komersial turnamen-turnamen FIFA.

Rencana tersebut mencakup proposal untuk menjual sebagian hak komersial turnamen FIFA kepada investor swasta. Proposal itu kemudian mendapat penolakan keras dari sejumlah konfederasi dan akhirnya dibatalkan.

Ceferin menjadi salah satu tokoh yang paling keras mengkritik rencana tersebut. Ia bahkan menilai proposal tersebut sebagai ancaman yang lebih besar terhadap sepak bola dibandingkan proyek European Super League yang pernah ditentang UEFA.

Menurut Ceferin, persoalannya bukan sekadar soal bisnis, tetapi mengenai bagaimana masa depan sepak bola dunia dikelola.

Tiga Konfederasi Disebut Berseberangan dengan Infantino

Perselisihan tersebut juga memperlebar jarak antara FIFA dan sejumlah konfederasi. UEFA, AFC, serta CONCACAF dilaporkan berada dalam barisan yang menentang kebijakan Infantino. Bahkan, ketiga konfederasi tersebut sempat mempertimbangkan langkah politik berupa mosi tidak percaya terhadap Presiden FIFA.

Di Eropa, penolakan juga muncul dari sejumlah asosiasi sepak bola nasional. Enam negara Nordik bahkan telah menyuarakan ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Infantino dan mendesaknya untuk mundur.

Siapa yang Akan Menantang Infantino?

Hingga kini, Ceferin mengaku belum mengetahui siapa yang akan maju sebagai kandidat penantang Infantino. Salah satu nama yang disebut dalam spekulasi adalah Victor Montagliani, Presiden CONCACAF. Namun, belum ada kepastian bahwa Montagliani akan mencalonkan diri.

Dengan Ceferin memastikan tidak maju, pertarungan pemilihan Presiden FIFA 2027 masih menyisakan tanda tanya besar mengenai siapa yang akan menjadi kandidat oposisi.

Sementara itu, Infantino masih berencana mempertahankan jabatannya. Ia telah memimpin FIFA sejak 2016 dan sebelumnya diperkirakan dapat kembali terpilih tanpa lawan. Namun, kontroversi terbaru membuat peta politik FIFA berubah.

Batas Pendaftaran Kandidat November

Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027 di Maroko. Batas waktu pencalonan kandidat ditetapkan pada 18 November 2026.  Artinya, masih ada waktu bagi kelompok yang berseberangan dengan Infantino untuk menentukan kandidat yang akan maju.

Ceferin sendiri menegaskan dirinya tidak akan mengambil posisi tersebut. Ia memilih tetap berada di UEFA dan mengatakan bahwa tidak mengejar kursi Presiden FIFA justru membuat posisinya lebih kuat dalam mengkritik kepemimpinan Infantino.

Dengan demikian, pertarungan menuju pemilihan FIFA 2027 kini bukan lagi sekadar soal siapa yang ingin menggantikan Infantino, tetapi juga apakah Infantino masih memiliki dukungan yang cukup untuk mempertahankan kekuasaannya.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #AleksanderCeferin #GianniInfantino #FIFA #UEFA #PresidenFIFA #SepakBolaDunia #FIFA2027 #SepakBola #Football #BeritaOlahraga
Previous Post

Diduga Mabuk, Pengemudi Outlander Picu Kecelakaan Beruntun

Next Post

Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Febrie Sesuai Aturan

musa

musa

Related Posts

tradisi
Olahraga

Tradisi 134 Tahun Liverpool Terancam Berakhir

25/08/2026
bangladesh
Olahraga

Bangladesh Bawa Thomas Dooley, Misi Hadapi Timnas Indonesia

24/08/2026
judi
Olahraga

Kenapa Sponsor Judi Hilang dari Jersey Premier League?

24/08/2026
lille
Olahraga

Calvin Verdonk dan Lille Punya Kans Tampil di Liga Champions

22/08/2026
timo
Olahraga

Timo dan Takumi Ungkap Kunci Timnas Putri ke Piala Dunia

22/08/2026
borneo
Nasional

Undian AFC Challenge League, Borneo FC Punya Peluang Lolos

21/08/2026
Next Post
febrie

Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Febrie Sesuai Aturan

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.