Jurnal Pelopor – Samsung Galaxy Z Fold8 hadir dengan perubahan desain yang cukup berani. Bodinya kini lebih lebar dan pendek dengan bentuk menyerupai paspor, sementara bobotnya hanya 201 gram. Saat dibuka, pengguna mendapatkan layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3 yang terasa lebih lega untuk menonton, membaca maupun bekerja.
Desain tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Fold8. Layar cover 5,5 inci juga terasa lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Samsung turut memperkuat bodi dengan Armor Aluminium dan Corning Gorilla Glass. Mekanisme engsel baru membuat proses buka-tutup terasa lebih mulus sekaligus membantu menyamarkan bekas lipatan layar.
Performa dan Baterai
Untuk performa, Galaxy Z Fold8 mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Dalam pengujian Geekbench 6, perangkat mencatat skor 3.573 single-core dan 10.392 multi-core. Penggunaan multitasking, Galaxy AI hingga game berat seperti Genshin Impact dapat dijalankan dengan lancar.
Baterainya juga meningkat menjadi 4.800 mAh, dari 4.400 mAh pada generasi sebelumnya. Dalam pengujian PCMark, Fold8 mampu bertahan sekitar 20 jam 6 menit. Samsung sendiri mengklaim perangkat mampu digunakan hingga 26 jam untuk pemutaran video.
Kamera: Naik dan Turun
Di sektor kamera, Samsung menggunakan konfigurasi 50 MP wide + 50 MP ultrawide. Kamera ultrawide mengalami peningkatan besar dari 12 MP menjadi 50 MP sehingga foto dengan sudut lebar menjadi lebih detail. Fitur baru seperti Dual-Screen Capture dan My FanCam juga menarik bagi pengguna yang gemar membuat konten.
Namun, ada satu pengorbanan besar: kamera telephoto dihilangkan. Padahal, Galaxy Z Fold7 masih memiliki telephoto 10 MP dengan optical zoom 3x. Fold8 kini lebih mengandalkan zoom digital hingga 10x, sehingga pengguna yang gemar memotret objek jauh mungkin akan merasa kehilangan.
Harga dan Kesimpulan
Galaxy Z Fold8 dibanderol mulai Rp28.499.000 untuk 12 GB/256 GB, Rp32.499.000 untuk 12 GB/512 GB, dan Rp40.499.000 untuk 16 GB/1 TB.
Dengan harga tersebut, Galaxy Z Fold8 layak dibeli jika Anda mengutamakan layar besar, produktivitas, desain ringan dan kemampuan multitasking. Namun, jika kamera menjadi prioritas utama, terutama zoom optik, absennya telephoto bisa menjadi alasan untuk mempertimbangkan pilihan lain.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







