• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Luis Figo Kritik Keras Infantino, Minta Tinggalkan FIFA

Luis Figo mendesak Gianni Infantino mundur dari jabatan Presiden FIFA di tengah kontroversi hak komersial Piala Dunia.

musa by musa
07/08/2026
in Olahraga
0
figo
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Tekanan terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, semakin menguat. Legenda sepak bola Portugal, Luis Figo, secara terbuka meminta Infantino mengundurkan diri setelah muncul kontroversi terkait rencana penjualan hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta yang menuai penolakan dari berbagai pihak.

Desakan tersebut menambah panjang daftar kritik yang diarahkan kepada orang nomor satu di FIFA itu. Sejumlah konfederasi sepak bola, termasuk UEFA, disebut menolak keras kebijakan tersebut karena dinilai bertentangan dengan kepentingan jangka panjang sepak bola dunia.

Figo: Sudah Saatnya Infantino Mundur

Luis Figo menilai kepemimpinan Gianni Infantino telah kehilangan arah. Menurut mantan bintang Sporting CP, Barcelona, Real Madrid, dan Inter Milan tersebut, Presiden FIFA tidak lagi memiliki legitimasi moral untuk memimpin organisasi sepak bola terbesar di dunia.

“Hari ini saya bergabung dengan banyak pihak di dunia sepak bola untuk menyerukan agar Gianni Infantino mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA,” ujar Figo.

Ia juga menuding Infantino telah mengkhianati janji reformasi yang pernah disampaikan ketika pertama kali menjabat.

“Infantino telah merendahkan martabat jabatan yang dulu ia janjikan akan diangkat. Ia telah berbohong, menipu, dan berusaha menguntungkan dirinya sendiri dengan mengorbankan sepak bola yang seharusnya ia layani,” tegas Figo.

Kontroversi Penjualan Piala Dunia

Gelombang kritik bermula dari munculnya rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran bahwa kepentingan bisnis akan semakin mendominasi pengelolaan turnamen paling bergengsi di dunia.

Beberapa konfederasi anggota FIFA dikabarkan mengancam akan memboikot Piala Dunia apabila rencana tersebut tetap dijalankan. Sementara itu, UEFA disebut tengah mengkaji kemungkinan menempuh jalur hukum sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan tersebut.

Kontroversi ini menjadi salah satu ujian terbesar bagi kepemimpinan Infantino sejak menjabat sebagai Presiden FIFA.

Dukungan Mulai Menyusut

Tekanan terhadap Infantino juga datang dari sejumlah asosiasi sepak bola nasional. Asosiasi Sepak Bola Inggris dan Wales dilaporkan telah menarik dukungan politik mereka terhadap Presiden FIFA.

Menurut Figo, kondisi tersebut menunjukkan bahwa Infantino mulai kehilangan kepercayaan dari berbagai kalangan, baik di lingkungan internal FIFA maupun komunitas sepak bola internasional.

“Ia telah kehilangan dukungan dari staf seniornya, para penasihat terdekatnya, sebagian besar orang yang mendedikasikan hidup mereka untuk olahraga ini, bahkan tampaknya juga dari penerima FIFA Peace Prize, Donald Trump,” kata Figo.

Pernyataan itu menggambarkan semakin besarnya tekanan politik yang kini mengelilingi pucuk pimpinan FIFA.

Masa Depan FIFA Dipertanyakan

Kritik yang terus bermunculan membuat masa depan kepemimpinan Gianni Infantino menjadi bahan perbincangan di dunia sepak bola. Meski hingga kini belum ada tanda-tanda ia akan mengundurkan diri, meningkatnya penolakan dari sejumlah konfederasi dan tokoh sepak bola berpotensi memengaruhi stabilitas organisasi.

Figo menilai satu-satunya jalan untuk memulihkan kepercayaan terhadap FIFA adalah pergantian kepemimpinan.

“Sudah terlambat untuk menyelamatkan martabatnya, tetapi belum terlambat untuk menyelamatkan sepak bola. Dia harus pergi. Sekarang,” tutup legenda Portugal tersebut.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah FIFA dalam merespons gelombang kritik yang terus berkembang. Jika tekanan politik semakin meluas, posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA dapat menghadapi tantangan terbesar sepanjang masa kepemimpinannya.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #LuisFigo #GianniInfantino #FIFA #PialaDunia #SepakBola #UEFA #Olahraga #JurnalPelopor
Previous Post

Rumor Arsenal Warnai Masa Depan Vinicius Junior di Real Madrid

Next Post

KPK Dalami Dugaan Pertemuan Raja Juli dengan Bupati Kuansing

musa

musa

Related Posts

rumor
Olahraga

Rumor Arsenal Warnai Masa Depan Vinicius Junior di Real Madrid

07/08/2026
barcola
Olahraga

Transfer Barcola Terancam Gagal, Liverpool Punya Tiga Opsi

06/08/2026
herdman
Olahraga

Jelang Laga Krusial, Herdman Dilema di Posisi Kiper Timnas

06/08/2026
bwf
Olahraga

Dunia Bulu Tangkis Disorot, PBSI Benarkan Investigasi BWF

05/08/2026
Vinicius
Olahraga

Vinicius Jr ke Arsenal? Jack Wilshere Beri Respons Mengejutkan

05/08/2026
Ferran
Olahraga

Barcelona Terancam Kehilangan Ferran Torres, PSG Mengintai

05/08/2026
Next Post
raja juli

KPK Dalami Dugaan Pertemuan Raja Juli dengan Bupati Kuansing

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.