• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Business

Siswa 16 Tahun Kembangkan Lampu Tenaga Surya untuk PKL

Pelajar berusia 16 tahun menciptakan lampu tenaga surya yang membantu pedagang kaki lima meningkatkan pendapatan hingga 35 persen.

musa by musa
15/07/2026
in Business
0
lampu
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Inovasi sederhana namun berdampak besar lahir dari tangan seorang pelajar Indonesia. Kief Felizio Kurniawan (16), siswa Jakarta Intercultural School (JIS), berhasil mengembangkan lampu LED bertenaga surya yang membantu pedagang kaki lima (PKL) memperoleh penerangan saat berjualan pada malam hari. Melalui program bertajuk CAHARA (Cahaya untuk Rakyat), inovasi tersebut tidak hanya memberikan solusi energi ramah lingkungan, tetapi juga terbukti meningkatkan pendapatan pedagang hingga 35 persen setelah diterapkan pada puluhan gerobak PKL.

Berawal dari Kepedulian terhadap Pedagang Malam

Ide pengembangan lampu tenaga surya muncul ketika Kief melihat banyak pedagang kaki lima yang tetap berjualan hingga larut malam dengan kondisi penerangan yang minim.

Sebagian pedagang masih mengandalkan lilin atau lampu sederhana yang membutuhkan listrik konvensional. Kondisi tersebut membuat area dagangan kurang menarik perhatian pembeli, sekaligus membatasi waktu operasional mereka.

Melihat persoalan tersebut, Kief terdorong menghadirkan solusi yang murah, praktis, sekaligus ramah lingkungan.

“Banyak pedagang memiliki semangat bekerja yang tinggi, tetapi terkendala fasilitas dan biaya. Saya ingin menghadirkan solusi yang bisa membantu mereka meningkatkan pendapatan sekaligus memanfaatkan energi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Kief.

Mengembangkan Lampu Berbasis Energi Matahari

Terinspirasi dari pengalamannya mengikuti ajang Conrad Challenge dan Indonesia Science and Engineering Competition (INASEC), Kief bersama timnya merancang lampu LED yang memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi.

Sistem tersebut memungkinkan panel menyerap sinar matahari pada siang hari, kemudian menyimpan energi di dalam baterai sehingga lampu dapat menyala secara optimal saat malam tiba tanpa memerlukan sambungan listrik PLN.

Konsep ini dinilai sangat cocok digunakan oleh pedagang kaki lima yang berpindah-pindah lokasi dan memiliki keterbatasan akses terhadap sumber listrik.

Selain hemat biaya operasional, penggunaan energi matahari juga mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan pemanfaatan energi bersih yang kini terus didorong di berbagai negara.

Diuji pada 20 Pedagang Kaki Lima

Program CAHARA mulai dijalankan selama Februari hingga Mei 2026 dengan melibatkan 20 pedagang kaki lima sebagai peserta uji coba.

Sebelum pemasangan lampu, tim melakukan survei lapangan untuk mengetahui kondisi para pedagang. Hasilnya menunjukkan sekitar 86 persen peserta mengalami kendala penerangan saat berjualan di malam hari.

Tidak hanya membagikan lampu, tim juga memberikan pelatihan mengenai cara kerja panel surya, teknik pemasangan, perawatan perangkat, hingga strategi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan agar manfaat inovasi dapat dirasakan secara maksimal.

Seluruh peserta kemudian memperoleh satu unit lampu LED bertenaga surya yang dipasang langsung pada gerobak masing-masing.

Pendapatan Pedagang Meningkat 35 Persen

Untuk mengukur efektivitas program, tim melakukan evaluasi dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah penggunaan lampu tenaga surya.

Hasilnya menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Penerangan yang lebih baik membuat gerobak pedagang lebih mudah terlihat oleh calon pembeli sehingga waktu berjualan menjadi lebih panjang dan aktivitas perdagangan berlangsung lebih nyaman.

Dari hasil pengukuran tersebut, rata-rata pendapatan pedagang meningkat hingga 35 persen dibandingkan sebelum menggunakan lampu tenaga surya.

Selain kenaikan omzet, para pedagang juga mengaku lebih hemat karena tidak lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bahan bakar lampu atau membayar listrik dari sumber lain.

Inovasi Kecil dengan Dampak Besar

Keberhasilan program CAHARA menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus berteknologi rumit atau membutuhkan biaya besar. Berangkat dari kepedulian terhadap persoalan sederhana di masyarakat, seorang pelajar mampu menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha kecil.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan, inovasi seperti CAHARA menjadi contoh bagaimana generasi muda dapat berkontribusi melalui teknologi yang aplikatif, ramah lingkungan, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, program ini berpotensi dikembangkan dalam skala yang lebih luas sehingga semakin banyak pedagang kecil di berbagai daerah dapat menikmati penerangan yang lebih baik, memperpanjang waktu berjualan, sekaligus meningkatkan penghasilan mereka secara berkelanjutan.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #JurnalPelopor #Inovasi #PelajarIndonesia #EnergiSurya #PKL #Teknologi #Inspiratif #Pendidikan
Previous Post

Setyo Budiyanto: Terlalu Dini KPK Ambil Alih Kasus Febrie

musa

musa

Related Posts

saham
Business

Enam Saham Unggulan Indonesia Terdepak Dari Indeks MSCI.

14/05/2026
pizza hut
Business

Beda Nasib, Pizza Hut Bangkit Tapi KFC Terpuruk.

22/04/2026
ayah
Business

Terungkap, Alasan Ayah Tak Muncul Di Kaleng Khong Guan.

18/04/2026
penjualan
Business

Penjualan HP Anjlok! Pedagang Sampai ‘Hancur-hancuran’

09/04/2026
garuda
Business

Rugi Garuda Indonesia Bengkak Rp 5,4 Triliun, Ini Biang Keroknya!

24/03/2026
Shopee
Business

Shopee Raup Laba Rp9,76 Triliun Berkat Transformasi Logistik

11/03/2026
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.