• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Science

5 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Persahabatan Makin Kuat

Psikolog membagikan lima cara sederhana membangun persahabatan sehat, termasuk menghormati batasan dan menjadi pendengar yang baik.

musa by musa
07/07/2026
in Science
0
persahabatan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Persahabatan yang sehat tidak hanya dibangun dari intensitas bertemu atau seringnya bertukar pesan. Hubungan yang bertahan lama justru lahir dari rasa saling percaya, menghargai, dan hadir ketika dibutuhkan. Menurut para psikolog, menjadi teman yang baik bukan sekadar bakat alami, tetapi kemampuan yang dapat dipelajari dan dilatih melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Psikolog Andrew Kahn, PsyD, menjelaskan bahwa inti dari sebuah persahabatan adalah memberikan ruang bagi seseorang untuk menjadi dirinya sendiri tanpa rasa takut dihakimi. Senada dengan itu, psikiater sekaligus pendiri Menlo Park Psychiatry & Sleep Medicine, Alex Dimitriu, MD, menyebut teman yang baik adalah mereka yang mampu mendengarkan, ikut bahagia atas keberhasilan sahabatnya, serta tetap mendampingi saat masa-masa sulit.

Lalu, bagaimana cara menjadi teman yang benar-benar berarti? Berikut lima kebiasaan yang direkomendasikan para psikolog.

1. Lebih Banyak Mendengarkan daripada Berbicara

Kemampuan mendengarkan menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun persahabatan yang sehat. Saat teman sedang bercerita, berikan perhatian penuh tanpa terburu-buru memotong pembicaraan atau menyiapkan jawaban.

Menurut Andrew Kahn, banyak orang sebenarnya tidak selalu membutuhkan solusi atas masalah yang mereka hadapi. Yang mereka perlukan adalah seseorang yang bersedia mendengar dengan tulus sehingga mereka merasa aman untuk mengungkapkan isi hati.

Dengan menjadi pendengar yang baik, hubungan akan terasa lebih dekat karena teman merasa dihargai dan dipahami.

2. Validasi Perasaan, Jangan Langsung Menghakimi

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghadapi masalah. Karena itu, hindari kebiasaan langsung memberi nasihat atau menyalahkan ketika teman sedang menghadapi kesulitan.

Psikolog menyarankan untuk terlebih dahulu memvalidasi perasaan mereka. Kalimat sederhana seperti “Aku paham kenapa kamu merasa seperti itu” atau “Wajar kalau kamu kecewa” bisa memberikan dukungan emosional yang jauh lebih berarti dibandingkan kritik atau ceramah.

Sikap empati seperti ini membuat seseorang merasa diterima dan tidak sendirian menghadapi masalahnya.

3. Luangkan Waktu untuk Menanyakan Kabar

Menjadi teman yang baik tidak selalu membutuhkan percakapan panjang setiap hari. Terkadang, pesan singkat seperti “Apa kabar?”, “Semoga harimu menyenangkan”, atau “Aku kepikiran kamu” sudah cukup menunjukkan kepedulian.

Perhatian kecil yang dilakukan secara konsisten mampu memperkuat ikatan persahabatan. Teman akan merasa dirinya tetap diingat meskipun kesibukan masing-masing membuat intensitas pertemuan berkurang.

4. Ikut Bahagia atas Keberhasilan Teman

Persahabatan sejati juga terlihat dari kemampuan untuk merayakan keberhasilan orang lain tanpa rasa iri.

Alex Dimitriu menjelaskan bahwa teman yang baik mampu memberikan dukungan ketika sahabatnya meraih pencapaian, sekecil apa pun itu. Memberikan ucapan selamat, menyemangati, atau sekadar menunjukkan antusiasme merupakan bentuk apresiasi yang dapat mempererat hubungan.

Sebaliknya, rasa cemburu atau membandingkan diri justru dapat merusak kepercayaan dalam persahabatan.

5. Hormati Batasan dalam Pertemanan

Salah satu aspek penting yang sering diabaikan adalah menghormati batasan pribadi atau boundaries. Setiap orang memiliki kebutuhan akan ruang pribadi, waktu sendiri, maupun privasi yang perlu dihargai.

Teman yang baik tidak memaksa orang lain selalu tersedia, tidak menuntut balasan pesan secara instan, serta memahami ketika sahabatnya membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri.

Menghormati batasan bukan berarti menjaga jarak, melainkan menunjukkan rasa hormat terhadap kebutuhan dan kenyamanan masing-masing.

Persahabatan Sehat Dibangun dari Kebiasaan Kecil

Pada akhirnya, menjadi teman yang baik bukan tentang menjadi sosok yang sempurna. Persahabatan yang kuat justru tumbuh dari perhatian sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti mendengarkan tanpa menghakimi, memberikan dukungan emosional, menghargai keberhasilan teman, hingga menghormati batasan pribadi.

Kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut dapat menciptakan hubungan yang lebih hangat, penuh kepercayaan, dan mampu bertahan dalam berbagai situasi kehidupan.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #JurnalPelopor #Psikologi #Persahabatan #MentalHealth #TipsHidup #SelfImprovement #Lifestyle #KesehatanMental
Previous Post

Viral Pukul Pemotor, Bang Jago Jaksel Akhirnya Minta Maaf

musa

musa

Related Posts

greenland
Science

Ternyata Ini Penyebab Greenland Tak Diakui Sebagai Benua

22/06/2026
egg freezing
Science

Usia Jadi Kunci, Ini Peluang Keberhasilan Egg Freezing

01/06/2026
sikap
Science

7 Sikap yang Membantu Anak Tumbuh Bahagia dan Percaya Diri

30/05/2026
kerapu
Science

Kasuari Dan Kerapu Raksasa Bogor Awet Ratusan Tahun.

15/05/2026
pt mitra
Science

Terbaik, PT Mitra Stania Prima Bawa Pulang Trofi PROPER Emas.

15/04/2026
kecoa
Science

Jangan Kaget, Ini Alasan Kecoa Betah Di Rumah Yang Bersih.

15/04/2026
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.