Jurnal Pelopor — Kabar membanggakan datang dari industri pertambangan tanah air. PT Mitra Stania Prima (MSP), salah satu unit bisnis di bawah naungan ARSARI Tambang, baru saja resmi menyabet peringkat Emas dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan ini bukan sekadar piala pajangan, melainkan pengakuan tertinggi atas dedikasi perusahaan dalam menjaga bumi sambil tetap produktif mengolah kekayaan alam.
Bukan Tambang Biasa: Fokus pada Ekonomi Hijau
Berlokasi di kawasan strategis Sungailiat, Kabupaten Bangka, MSP membuktikan bahwa industri timah bisa berjalan beriringan dengan kelestarian alam. Langkah berani perusahaan dalam mendukung transisi ekonomi rendah karbon menjadi alasan utama mengapa rapor mereka “biru menuju emas”. Tidak hanya mengejar profit, MSP terlihat serius menciptakan nilai tambah, baik secara ekonomi maupun sosial, bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya di Mapur.
Transformasi Energi: Selamat Tinggal Diesel!
Salah satu “resep rahasia” di balik kesuksesan ini adalah keberanian MSP melakukan transformasi energi besar-besaran. Jika dulu industri identik dengan asap hitam dan bahan bakar fosil, MSP memilih jalan berbeda. Mereka melakukan transisi dari penggunaan solar (diesel) ke listrik yang didukung penuh oleh Renewable Energy Certificate (REC) dari PLN.
Tak berhenti di situ, perusahaan juga melakukan “bedah teknologi” pada fasilitas produksinya. Teknologi tanur pantul yang konvensional dipensiunkan dan diganti dengan tanur listrik (electric furnace). Bahkan, urusan logistik di dalam pabrik pun ikut berubah; penggunaan overhead crane kini lebih dioptimalkan untuk mengurangi ketergantungan pada forklift berbahan bakar fosil. Hasilnya? Efisiensi meningkat tajam dan emisi gas rumah kaca berhasil ditekan secara signifikan.
Standar Dunia, Manfaat Lokal
Kualitas produk MSP pun tidak main-main. Produk ingot timah mereka telah terdaftar di London Metal Exchange (LME), yang artinya kualitas timah asal Bangka ini sudah diakui secara global. Namun, meski berskala internasional, MSP tetap membumi lewat berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Capaian PROPER Emas 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa dengan inovasi yang tepat, industri pertambangan bisa bertransformasi menjadi sektor yang ramah lingkungan, efisien, dan tetap kompetitif di pasar dunia. Sebuah standar baru telah ditetapkan, dan PT Mitra Stania Prima kini memimpin di garis depan sebagai inspirasi bagi pelaku industri hijau di Indonesia.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v






