Jurnal Pelopor — Pengumuman 23 pemain untuk pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia menyisakan perdebatan, terutama di sektor pertahanan. Nama Muhammad Ferarri (Bhayangkara FC) menjadi yang paling diperbincangkan. Pasalnya, Ferarri tercatat belum pernah lagi merumput sejak Januari 2026 akibat cedera, dan performa klubnya di BRI Super League musim ini pun tengah merosot.
Banyak pihak menilai pemanggilan ini terlalu berisiko. Sebaliknya, terdapat tiga nama bek muda yang tampil konsisten dan dalam kondisi kebugaran puncak di liga domestik yang dinilai lebih layak mengisi slot tersebut:
Komang Teguh (Borneo FC Samarinda)
Pemain berusia 24 tahun ini menjadi pilar utama di balik kokohnya pertahanan Pesut Etam.
-
Rapor Musim Ini: Bermain sebanyak 28 kali.
-
Nilai Plus: Tidak hanya tangguh dalam bertahan, Komang memiliki insting menyerang yang tajam dengan koleksi 4 gol. Keahliannya dalam duel udara menjadikannya ancaman nyata dalam situasi bola mati (set piece).
Kadek Arel (Bali United)
Di usianya yang baru 21 tahun, Kadek Arel menunjukkan ketenangan luar biasa yang jarang dimiliki pemain seusianya.
-
Rapor Musim Ini: Mencatatkan 27 penampilan.
-
Nilai Plus: Kadek merupakan langganan Timnas level usia yang sudah teruji mentalnya. Kebugarannya yang sangat baik dan konsistensinya membawa Bali United bangkit di papan atas klasemen menjadikannya kandidat kuat yang seharusnya dipertimbangkan Herdman.
Kakang Rudianto (Persib Bandung)
Kakang Rudianto menjalani musim yang solid bersama Maung Bandung dan menjadi pilihan reguler di lini belakang.
-
Rapor Musim Ini: Bermain dalam 24 pertandingan dengan torehan 1 assist.
-
Nilai Plus: Fleksibilitas. Kakang mampu bermain sama baiknya sebagai bek tengah maupun bek sayap kanan. Kemampuan multifungsi ini seharusnya menjadi aset berharga bagi skema taktik John Herdman untuk menambah opsi strategi di lapangan.
Analisis: Risiko Kebugaran vs Kepercayaan Pelatih
John Herdman tampaknya masih menaruh kepercayaan besar pada pengalaman internasional Ferarri di masa lalu. Namun, dengan turnamen sepadat Piala AFF, kebugaran pemain seringkali menjadi faktor penentu. Memaksakan pemain yang sudah absen bermain selama empat bulan seperti Ferarri dikhawatirkan akan menjadi titik lemah bagi lini belakang Garuda.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







