• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Science

Bulan Kian Menjauh dari Bumi, Dampaknya Sudah Mulai Terasa

Bulan menjauh 3,8 cm setiap tahun! Temukan alasan ilmiah di balik fenomena ini dan dampaknya bagi masa depan gerhana matahari.

musa by musa
14/04/2026
in Jurnal
0
bulan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Jarak antara Bumi dan Bulan ternyata terus bertambah dari waktu ke waktu. Fenomena ini bukan sekadar teori, melainkan hasil pengukuran ilmiah sejak era misi Apollo Program. Para ilmuwan menemukan bahwa Bulan menjauh dari Bumi dengan kecepatan sekitar 3,8 cm per tahun—angka kecil, tetapi berdampak besar dalam jangka panjang.

Diukur dari Pantulan Laser

Pergerakan ini diketahui melalui eksperimen bernama Lunar Laser Ranging Experiment. Dalam metode ini, ilmuwan menembakkan sinar laser dari Bumi ke reflektor yang dipasang di permukaan Bulan.

Kemudian, waktu tempuh pantulan cahaya diukur dengan sangat presisi. Dari situlah jarak Bumi-Bulan bisa dihitung secara berkala. Hasilnya konsisten menunjukkan bahwa Bulan perlahan menjauh setiap tahunnya.

Dampak Nyata: Gerhana Matahari Total Terancam Hilang

Meski terlihat lambat, dampak fenomena ini sudah mulai diprediksi oleh para ilmuwan. Salah satunya berkaitan dengan Gerhana Matahari Total.

Saat ini, gerhana total terjadi karena ukuran tampak Bulan dan Matahari hampir sama jika dilihat dari Bumi. Namun, seiring Bulan menjauh, ukurannya akan tampak semakin kecil di langit.

Akibatnya, suatu saat nanti Bulan tidak lagi mampu menutupi Matahari sepenuhnya. Gerhana Matahari Total pun akan berubah menjadi gerhana cincin, di mana cahaya Matahari masih terlihat di sekeliling Bulan.

Prediksi Ilmuwan: Akan Hilang 600 Juta Tahun Lagi

Ilmuwan dari NASA, Richard Vondrak, memperkirakan bahwa fenomena Gerhana Matahari Total tidak akan bisa disaksikan lagi sekitar 600 juta tahun ke depan.

Selain itu, fakta menarik lainnya menunjukkan bahwa di masa lalu Bulan pernah terlihat jauh lebih besar. Bahkan, sekitar miliaran tahun lalu ukurannya tampak hingga tiga kali lebih besar dari sekarang karena jaraknya yang lebih dekat ke Bumi.

Fenomena Kecil, Dampak Jangka Panjang

Perubahan jarak ini juga berkaitan dengan dinamika pasang surut laut dan rotasi Bumi. Meski dampaknya tidak terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari, fenomena ini menunjukkan bahwa sistem tata surya terus berubah secara perlahan.

Dengan kata lain, langit yang kita lihat hari ini tidak akan selalu sama di masa depan. Pertanyaannya, apakah manusia di masa depan masih bisa menyaksikan keajaiban langit yang sama seperti sekarang?

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v

Tags: #Astronomi #FaktaLuarAngkasa #Bulan #Bumi #Sains #EksplorasiAngkasa #GerhanaMatahari #FenomenaAlam
Previous Post

RUU Perlindungan Saksi Segera Dibawa Ke Sidang Paripurna.

Next Post

Trump Serang Paus Leo XIV Usai Dikritik soal Perang Iran

musa

musa

Related Posts

Paus Leo
World

Trump Serang Paus Leo XIV Usai Dikritik soal Perang Iran

14/04/2026
ruu
Nasional

RUU Perlindungan Saksi Segera Dibawa Ke Sidang Paripurna.

14/04/2026
timnas
Olahraga

Ini Calon Lawan Kuat Timnas Indonesia FIFA Matchday Juni.

14/04/2026
spanyol
Olahraga

Souto Blusukan Ke Maluku, Cari Bakat Untuk Dikirim Spanyol

14/04/2026
malaysia
Olahraga

Bantai Malaysia Empat Gol, Vietnam Tampil Ganas Piala AFF U-17.

14/04/2026
20 Tahun Jadi ‘Hantu’, Bisnis Senpi Ilegal Ki Bedil Berakhir Tragis.
Nasional

20 Tahun Jadi ‘Hantu’, Bisnis Senpi Ilegal Ki Bedil Berakhir Tragis.

13/04/2026
Next Post
Paus Leo

Trump Serang Paus Leo XIV Usai Dikritik soal Perang Iran

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.