Jurnal Pelopor — Joko Widodo akhirnya buka suara terkait belum terbitnya SP3 untuk Rismon Hasiholan Sianipar. Meski Rismon telah mengakui keabsahan ijazah dan meminta maaf secara langsung, proses hukum melalui restorative justice (RJ) masih berjalan tanpa kepastian hingga awal April 2026.
Kewenangan Ada di Penyidik
Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan dalam penerbitan SP3. Menurutnya, keputusan sepenuhnya berada di tangan penyidik Polda Metro Jaya.
Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui di kediamannya di Solo. Jokowi menilai proses restorative justice merupakan ranah aparat penegak hukum, bukan pihak yang dirugikan secara pribadi.
Sudah Memaafkan Secara Pribadi
Meski proses hukum belum selesai, Jokowi memastikan dirinya telah memaafkan Rismon. Pertemuan keduanya terjadi pada pertengahan Maret lalu, saat Rismon datang langsung untuk bersilaturahmi.
Selain itu, Rismon juga sempat bertemu dengan Gibran Rakabuming Raka. Momen tersebut menjadi bagian dari upaya penyelesaian secara damai melalui pendekatan restorative justice.
Namun demikian, Jokowi menegaskan bahwa setelah pemberian maaf, seluruh proses selanjutnya diserahkan kepada kuasa hukum dan aparat.
Dibandingkan Kasus Lain
Menariknya, proses yang dialami Rismon berbeda dengan kasus serupa sebelumnya. Nama seperti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis diketahui lebih cepat mendapatkan SP3 setelah mengajukan RJ.
Perbedaan waktu ini memunculkan pertanyaan publik. Namun, Jokowi kembali menegaskan bahwa perlakuan dari dirinya sama, yakni memberikan maaf tanpa intervensi lebih jauh.
Proses Masih Berjalan
Hingga kini, permohonan restorative justice yang diajukan Rismon masih dalam tahap penanganan. Belum ada kepastian kapan SP3 akan diterbitkan oleh pihak kepolisian.
Situasi ini menunjukkan bahwa meski jalur damai sudah ditempuh, keputusan akhir tetap bergantung pada mekanisme hukum yang berlaku.
Menurut kamu, apakah kasus seperti ini sebaiknya diselesaikan lewat jalur damai atau tetap dilanjutkan secara hukum?
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







