• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Science

Ilmuwan China Ciptakan Tomat Rasa Popcorn, Dunia Tercengang!

Ilmuwan China dan Australia menciptakan tomat beraroma popcorn dan mentega melalui teknologi pengeditan gen yang mengubah pengalaman makan.

musa by musa
07/03/2026
in Science
0
popcorn
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Sebuah terobosan unik dalam dunia pertanian dan bioteknologi berhasil dicapai oleh tim ilmuwan dari China dan Australia. Mereka menciptakan tomat dengan aroma menyerupai popcorn dan mentega, sebuah inovasi yang berpotensi mengubah cara konsumen menikmati sayuran populer tersebut.

Tomat (Solanum lycopersicum) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang paling banyak dibudidayakan dan dikonsumsi di dunia. Namun selama ratusan tahun proses domestikasi dan pemuliaan tanaman lebih difokuskan pada hasil panen tinggi, ketahanan tanaman, dan keseragaman bentuk, sehingga kompleksitas aroma alami tomat berkurang.

Melalui penelitian terbaru, para ilmuwan mencoba mengembalikan bahkan meningkatkan karakter aroma tomat dengan memanfaatkan teknologi pengeditan gen.

Fokus pada Molekul Aroma Popcorn

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan berfokus pada molekul 2-asetil-1-pirolin (2-AP). Senyawa ini dikenal sebagai komponen utama yang menghasilkan aroma khas popcorn dan beras aromatik seperti beras pandan atau basmati.

Tim peneliti kemudian mengidentifikasi dua gen pada tomat yang berkaitan dengan produksi senyawa tersebut, yaitu SlBADH1 dan SlBADH2. Kedua gen ini ditemukan melalui proses penyaringan genom pada tomat.

Dengan menggunakan teknologi CRISPR/Cas9, para ilmuwan menonaktifkan gen-gen tersebut pada varietas tomat komersial Alisa Craig.

Profesor Shengchun Xu dari Laboratorium Xianghu di China menjelaskan bahwa mutasi pada gen SlBADH2 secara signifikan meningkatkan produksi molekul 2-AP. Ketika kedua gen dinonaktifkan secara bersamaan, kadar senyawa aroma tersebut bahkan meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan tomat biasa.

“Teknologi pengeditan genom yang dimediasi CRISPR/Cas9 digunakan untuk menonaktifkan gen SlBADH1 dan SlBADH2 pada varietas Alisa Craig,” tulis Xu dalam laporan penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Pertanian Terintegrasi.

Tidak Mengganggu Pertumbuhan Tanaman

Menariknya, modifikasi genetik tersebut tidak memengaruhi karakter agronomi penting dari tanaman tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat-sifat seperti waktu berbunga, tinggi tanaman, berat buah, kadar gula larut, asam organik, serta kandungan vitamin C tetap stabil.

Artinya, peningkatan aroma tomat dapat dicapai tanpa mengorbankan kualitas produksi maupun hasil panen.

Para peneliti menilai temuan ini merupakan langkah penting dalam mengembangkan varietas tomat dengan kualitas rasa yang lebih kompleks.

Potensi Revolusi Pasar Hortikultura

Meskipun aroma popcorn pada tomat mungkin terdengar tidak biasa bagi sebagian orang, para ilmuwan percaya inovasi ini dapat membuka peluang besar dalam dunia hortikultura.

Menurut Peng Zheng, salah satu penulis studi dan profesor madya di Laboratorium Xiang Hu, penelitian ini dapat menjadi dasar untuk menciptakan profil rasa tomat yang lebih beragam dan disesuaikan dengan selera konsumen.

Ke depan, para peneliti berencana memperkenalkan aroma unik tersebut ke dalam kultivar tomat komersial unggulan. Jika berhasil dikembangkan secara luas, tomat beraroma popcorn berpotensi meningkatkan preferensi konsumen sekaligus nilai pasar produk hortikultura.

Inovasi ini juga menunjukkan bagaimana teknologi genetika modern dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pangan tanpa mengurangi produktivitas tanaman.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Tomat #Bioteknologi #Ilmuwan #InovasiPangan #PertanianModern #TeknologiGen #Sains
Previous Post

Perempatfinal All England 2026: Putri KW Takluk dari An Se-young

Next Post

Kasus Nabilah O’Brien Bergulir ke DPR, RDP Segera Digelar

musa

musa

Related Posts

pt mitra
Science

Terbaik, PT Mitra Stania Prima Bawa Pulang Trofi PROPER Emas.

15/04/2026
kecoa
Science

Jangan Kaget, Ini Alasan Kecoa Betah Di Rumah Yang Bersih.

15/04/2026
lampung
Science

Cahaya Misterius di Langit Lampung Terungkap, Bukan Meteor!

06/04/2026
bulan
Science

Nyaris Gagal! Misi Bulan Terganggu Masalah Toilet

06/04/2026
limbah sawit
Science

Limbah Sawit Jadi Emas Baru, IPB Bongkar Potensinya!

30/03/2026
anak
Science

Studi Ungkap Jumlah Anak Ternyata Berpengaruh pada Penuaan

15/03/2026
Next Post
nabilah

Kasus Nabilah O’Brien Bergulir ke DPR, RDP Segera Digelar

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.