Jurnal Pelopor — Langit Indonesia malam ini, Selasa (3/3/2026), dipastikan akan menyuguhkan fenomena astronomi spektakuler berupa Gerhana Bulan Total yang dapat disaksikan secara langsung di seluruh pelosok tanah air.
Fenomena yang juga dikenal dengan sebutan Blood Moon ini terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada tepat di satu garis lurus, menyebabkan Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis untuk pengamatan kali ini.
Jadwal Lengkap Fase Gerhana
Bagi masyarakat yang ingin mengamati, sangat penting untuk memperhatikan perbedaan zona waktu. Berikut adalah rincian jadwal krusial berdasarkan zona waktu masing-masing:
| Fase Gerhana | WIB | WITA | WIT |
| Gerhana Total Mulai | 18.03.56 | 19.03.56 | 20.03.56 |
| Puncak Gerhana | 18.33.39 | 19.33.39 | 20.33.39 |
| Gerhana Total Berakhir | 19.03.23 | 20.03.23 | 21.03.23 |
| Gerhana Berakhir Total (P4) | 21.24.35 | 22.24.35 | 23.24.35 |
Mengapa Bulan Menjadi Merah?
Salah satu daya tarik utama gerhana kali ini adalah perubahan warna Bulan menjadi merah tembaga saat mencapai puncak. Fenomena ini dijelaskan secara ilmiah melalui hamburan Rayleigh. Saat Bulan berada dalam umbra Bumi, atmosfer Bumi tetap meneruskan cahaya merah dari Matahari sementara cahaya biru tersebar, sehingga warna kemerahan tersebut terpantul ke permukaan Bulan.
Tips Pengamatan Terbaik
BMKG menyarankan masyarakat untuk mencari lokasi pengamatan yang:
-
Minim Polusi Cahaya: Menghindari lampu perkotaan yang terlalu terang akan membuat warna merah Bulan terlihat lebih kontras.
-
Pandangan Terbuka: Pastikan ufuk Timur tidak terhalang oleh gedung atau pepohonan tinggi, karena di wilayah Indonesia Barat, gerhana sudah dimulai tepat saat Bulan terbit.
Mengingat sepanjang tahun 2026 hanya gerhana bulan ini yang bisa disaksikan dari Indonesia, momen malam ini menjadi kesempatan langka bagi para pecinta astronomi.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







