• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Panel Surya Indonesia Kena Bea Masuk Selangit di Amerika.

AS terapkan bea masuk tinggi pada panel surya Indonesia, tantangan berat bagi industri energi terbarukan domestik.

musa by musa
02/03/2026
in Jurnal
0
as
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Kabar mengejutkan datang dari Washington. Di tengah upaya mempererat hubungan bilateral, pemerintahan Donald Trump melalui Departemen Perdagangan Amerika Serikat (DOC) justru memberikan “pukulan” telak bagi industri energi terbarukan Indonesia.

AS resmi menetapkan bea masuk sementara (countervailing duties) yang sangat tinggi terhadap produk sel dan panel surya asal Indonesia, India, dan Laos per Kamis (26/2/2026).

1. Mengapa Indonesia “Dipukul” Tarif Tinggi?

Departemen Perdagangan AS menuduh pemerintah Indonesia, India, dan Laos memberikan subsidi berlebih kepada produsen sel surya lokal. Subsidi ini dianggap membuat harga produk mereka menjadi sangat murah dan “merusak” kompetisi bagi produsen dalam negeri Amerika Serikat.

Berdasarkan lembar fakta DOC, tingkat subsidi umum yang ditetapkan adalah:

  • Indonesia: 104,38%

  • India: 125,87%

  • Laos: 80,67%

2. Target Spesifik: Perusahaan yang Terkena Dampak

Selain tarif umum, AS juga menyasar perusahaan spesifik dengan tarif individual yang jauh lebih menyesakkan:

  • PT Blue Sky Solar (Indonesia): Dikenakan tarif 143,3%.

  • PT REC Solar Energy (Indonesia): Dikenakan tarif 85,99%.

Langkah ini menyusul kebijakan serupa yang sebelumnya telah melumpuhkan ekspor panel surya dari Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Kamboja.

3. Nilai Perdagangan yang Terancam

Kebijakan ini merupakan ancaman serius bagi devisa negara. Pada tahun 2025, total impor panel surya AS dari ketiga negara ini (Indonesia, India, Laos) mencapai US$ 4,5 miliar (sekitar Rp75,44 triliun). Angka ini mewakili hampir dua pertiga dari total impor panel surya Amerika Serikat.

Ringkasan Pukulan Tarif AS terhadap Panel Surya RI

Komponen Detail Informasi
Produk Terdampak Sel dan Panel Surya (Solar Cells/Panels)
Tarif Umum RI 104,38%
Tarif Tertinggi 143,3% (PT Blue Sky Solar)
Alasan AS Subsidi pemerintah dianggap menciptakan persaingan tidak sehat
Status Hukum Bea masuk sementara (Keputusan final bulan depan)

Analisis: Proteksionisme Trump di Era Green Energy

Langkah ini menunjukkan bahwa di periode keduanya, Trump tetap konsisten dengan kebijakan “America First”. Meskipun Indonesia sedang gencar mendorong hilirisasi dan industri hijau, ketergantungan pada pasar AS kini menjadi sangat berisiko. Pengetatan tarif ini diprediksi akan membuat ekspor panel surya Indonesia ke Paman Sam merosot tajam, serupa dengan nasib negara-negara tetangga di ASEAN sebelumnya.

Bulan depan, DOC akan mengeluarkan keputusan lanjutan untuk menilai apakah perusahaan Indonesia melakukan praktik dumping (menjual di bawah biaya produksi). Jika terbukti, tarif bisa meroket lebih tinggi lagi.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JurnalPelopor #PanelSurya #PerdaganganAS #IndonesiaUS #DonaldTrump #EnergiTerbarukan #EksporIndonesia #BeaMasuk #SolarPanel #EkonomiGlobal
Previous Post

Iran Tembak Jatuh Kapal Tanker yang Nekat Terobos Selat Hormuz

Next Post

Garda Revolusi Iran Ambil Kendali! Nasib Teheran di Ujung Tanduk.

musa

musa

Related Posts

taheran
World

Garda Revolusi Iran Ambil Kendali! Nasib Teheran di Ujung Tanduk.

02/03/2026
iran
World

Iran Tembak Jatuh Kapal Tanker yang Nekat Terobos Selat Hormuz

02/03/2026
iran
World

China dan Rusia Murka! Kecam Serangan Udara Amerika di Iran

02/03/2026
arab
Nasional

Ini Alasan Arab Saudi Batasi Impor Ayam Indonesia.

28/02/2026
bem ui
Nasional

3.000 Lebih Personel di Terjunkan Untuk Kawal Demo BEM UI.

28/02/2026
mahfud
Nasional

Mahfud MD Skakmat Pernyataan Menteri HAM Soal MBG.

28/02/2026
Next Post
taheran

Garda Revolusi Iran Ambil Kendali! Nasib Teheran di Ujung Tanduk.

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.