Jurnal Pelopor – Ramadan 2026 membawa tantangan unik bagi umat Islam di berbagai belahan dunia, terutama di wilayah Arktik. Nuuk, Greenland, kembali mencatatkan diri sebagai salah satu wilayah dengan durasi puasa terlama di dunia, mencapai 17 jam 52 menit.
Berikut adalah rangkuman menarik mengenai kehidupan umat Islam dan tantangan berpuasa di “Pulau Es” tersebut:
Durasi Puasa: Ujian Fisik di Lingkaran Arktik
Dibandingkan dengan Indonesia yang memiliki durasi puasa stabil di angka 13 jam, umat Islam di Greenland harus menahan lapar dan dahaga hampir 18 jam. Bahkan, pada siklus tahun 2019, durasi puasa di sana sempat menyentuh angka ekstrem 19 hingga 21 jam karena posisi matahari yang hampir tidak terbenam.
Peringkat Durasi Puasa Terlama (Estimasi 2026):
-
Nuuk, Greenland: 17 jam 52 menit.
-
Helsinki, Finlandia: 17 jam 9 menit.
-
Oslo, Norwegia: 16 jam 54 menit.
-
Madrid & Paris: 15-16 jam.
Populasi Muslim: Minoritas di Tengah Sunyi
Greenland adalah negara dengan kepadatan penduduk terendah di dunia. Dari total 57.000 penduduk, populasi Muslim di sana sangatlah kecil, yakni hanya sekitar 0,02 persen. Komunitas Islam di sana tidak begitu dikenal secara luas oleh warga lokal, dan informasi mengenai Islam biasanya hanya muncul sebagai catatan sejarah atau berita dari negara induknya, Denmark.
Sosok Ikonik Muslim di Greenland:
-
Wassam Azaqeer: Pria asal Lebanon yang pindah ke Nuuk pada tahun 2000-an. Ia dikenal sebagai “satu-satunya Muslim yang berpuasa” di Greenland pada tahun 2011. Meski harus berpuasa 21 jam sendirian, ia memilih bertahan agar ibadah puasa tetap tegak di wilayah tersebut.
-
Ahmed Akkari: Seorang guru yang pindah ke Narsaq pada 2008. Ia dikenal melalui memoarnya yang menolak ekstremisme, namun tetap menjalankan kewajiban sebagai Muslim yang taat di pengasingannya yang tenang.
Tiga Opsi Puasa di Wilayah Tanpa Matahari Terbenam
Bagi umat Islam di Arktik, hukum fikih memberikan kelonggaran (dispensasi) jika matahari tidak kunjung terbenam (Midnight Sun). Ada tiga metode yang bisa dipilih:
-
Metode 12 Jam: Membagi hari menjadi dua bagian dan berpuasa selama 12 jam.
-
Waktu Kota Suci: Mengikuti jadwal matahari terbit dan terbenam di Mekah atau Madinah.
-
Wilayah Terdekat: Mengikuti jadwal di negara atau kota terdekat yang memiliki perbedaan siang dan malam yang jelas.
Sekilas Fakta Islam di Greenland
| Komponen | Informasi |
| Durasi Puasa 2026 | 17 Jam 52 Menit |
| Persentase Muslim | 0,02% dari Total Populasi |
| Pertemuan Pertama | Seminar Lutheran Nuuk (1967) |
| Tokoh Terkenal | Wassam Azaqeer (Pemilik Restoran) |
Fenomena puasa di Greenland membuktikan fleksibilitas Islam sebagai agama yang mampu beradaptasi dengan kondisi geografis ekstrem. Meskipun komunitasnya sangat kecil, eksistensi individu seperti Wassam Azaqeer menunjukkan keteguhan spiritual di tengah isolasi wilayah kutub.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







