• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Indonesia Negara Kedua Paling Tidak Aman dari Fraud di Dunia.

Indonesia peringkat ke-111 Global Fraud Index 2025, menjadi negara kedua dengan tingkat perlindungan penipuan terendah di dunia.

musa by musa
13/02/2026
in Jurnal
0
fraud
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Indonesia mencatatkan rekor kelam dalam laporan Global Fraud Index 2025. Berdasarkan survei terhadap 112 negara, Indonesia menempati posisi ke-111 dari 112, yang artinya menjadi negara kedua dengan tingkat perlindungan penipuan (fraud) paling rendah di dunia, hanya satu tingkat di atas Pakistan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan bahwa mayoritas penipuan yang terjadi di tanah air menggunakan modus manipulasi psikologis atau yang dikenal dengan istilah Social Engineering (Soceng).

Dominasi Modus Soceng (70%)

Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Komdigi, Teguh Arifiyadi, menyebutkan bahwa lebih dari 70% kasus penipuan di Indonesia menggunakan teknik social engineering.

Apa itu Soceng? Berdasarkan definisi OJK, social engineering adalah modus kejahatan yang memanipulasi kondisi psikologis korban (seperti rasa takut, senang, atau panik) agar korban memberikan data pribadi atau kode akses perbankan tanpa sadar.

Teguh menegaskan bahwa penipuan ini tidak memandang tingkat pendidikan. Banyak korban berasal dari kalangan berpendidikan tinggi seperti dokter hingga profesor, karena pelaku menyasar “kebiasaan” dan celah psikologis, bukan kecerdasan akademik.

Daftar Global Fraud Index 2025

Indeks ini mengukur ketahanan sebuah negara terhadap penipuan berdasarkan empat pilar: aktivitas fraud, aksesibilitas sumber daya, intervensi pemerintah, dan kesehatan ekonomi.

Peringkat Negara dengan Perlindungan Terbaik Peringkat Negara dengan Perlindungan Terendah
1 Luksemburg 108 Tanzania
2 Denmark 109 India
3 Finlandia 110 Nigeria
4 Norwegia 111 Indonesia
5 Belanda 112 Pakistan

Langkah Pemerintah: Konsolidasi dan Regulasi

Menanggapi posisi Indonesia yang sangat rentan, pemerintah tengah melakukan upaya percepatan melalui beberapa jalur:

  1. Konsolidasi Antar-Lembaga: Mengintegrasikan layanan pencegahan milik OJK (IGC), Komdigi, dan Polri dalam satu koordinasi yang lebih terstruktur.

  2. Penguatan Regulasi Verifikasi: Rencana memperketat aturan verifikasi nomor seluler, tanda tangan digital, serta identitas pengguna layanan pemerintah guna menutup celah akun palsu.

  3. Kampanye Edukasi: Peluncuran kampanye nasional seperti #CekDuluBaruPercaya untuk membangun kebiasaan verifikasi sebelum bertransaksi atau mengklik tautan mencurigakan.

  4. Kolaborasi Swasta: Menggandeng sektor private untuk menyediakan teknologi pencegahan fraud yang lebih canggih di ekosistem digital.

Tips Singkat Menghindari Soceng

  • Waspada Telepon Tak Dikenal: Jangan mudah percaya pada pihak yang mengaku dari bank atau instansi pemerintah yang meminta data pribadi.

  • Jangan Berikan OTP: Kode One-Time Password adalah kunci rahasia; pihak resmi tidak akan pernah memintanya.

  • Verifikasi Tautan: Hindari mengklik link mencurigakan dari SMS atau WhatsApp yang menawarkan hadiah atau ancaman pemblokiran akun.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JurnalPelopor #GlobalFraudIndex #KeamananDigital #Soceng #Komdigi #WaspadaPenipuan #LiterasiDigital #CyberCrime
Previous Post

Barca Tak Berdaya Kena Bantai Atletico 4 Gol Tanpa Balas.

Next Post

Menteri PPPA Ungkap Fakta Baru Kematian Bocah SD di Ngada!

musa

musa

Related Posts

walet
Nasional

Dapur Makan Gratis di Ponorogo Ternyata Bekas Kandang Walet.

13/02/2026
garam
Nasional

KKP Obral 10 Ribu Hektare Lahan Garam untuk Investor!

13/02/2026
menteri pppa
Nasional

Menteri PPPA Ungkap Fakta Baru Kematian Bocah SD di Ngada!

13/02/2026
atletico
Olahraga

Barca Tak Berdaya Kena Bantai Atletico 4 Gol Tanpa Balas.

13/02/2026
brentford
Olahraga

Drama di London! Brentford Paksa Arsenal Berbagi Angka.

13/02/2026
james van der beek
World

James Van Der Beek Berpulang Usai Lawan Kanker Stadium 3.

12/02/2026
Next Post
menteri pppa

Menteri PPPA Ungkap Fakta Baru Kematian Bocah SD di Ngada!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.