• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Impor Gula Tom Lembong: Pengacara Sebut Kebijakan Hanya Melanjutkan dari Menteri Sebelumnya

musa by musa
04/11/2024
in Nasional
0
Kasus Impor Gula Tom Lembong: Pengacara Sebut Kebijakan Hanya Melanjutkan dari Menteri Sebelumnya

Pengacara Ari Yusuf Amir

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tom Lembong, mantan Menteri Perdagangan, kini terseret dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang terkait kebijakan impor gula. Pengacaranya, Ari Yusuf Amir, menjelaskan bahwa kebijakan impor tersebut bukanlah hal baru, melainkan sekadar melanjutkan kebijakan yang telah dilakukan oleh menteri-menteri perdagangan sebelumnya. Bahkan, menurutnya, menteri setelah Tom pun tetap menjalankan kebijakan impor gula.

Dilansier dari Tempo, Ari juga menyoroti bahwa kebijakan impor yang dilakukan Tom Lembong hanya berskala kecil jika dibandingkan dengan jumlah impor pada kebijakan menteri sebelumnya. Meski demikian, kasus ini menjadi sorotan, meski belum ada bukti kuat terkait tindak pidana korupsi dalam kebijakan tersebut. Ia menilai bahwa segala tuduhan terhadap kliennya harus terbukti jelas secara hukum, termasuk tuduhan bahwa kebijakan tersebut untuk kepentingan pribadi atau korporasi tertentu.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung menyatakan bahwa kebijakan Tom Lembong diduga melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 UU Tipikor, yang menyangkakan penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi. Harli Siregar, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, menjelaskan bahwa meski saat itu stok gula sedang surplus, Tom tetap menerbitkan izin impor tanpa melalui rekomendasi instansi terkait. Menurut Harli, kebijakan tersebut berpotensi menguntungkan beberapa perusahaan swasta yang dinilai tidak layak sebagai importir gula.

Previous Post

“Inter Milan Amankan Kemenangan 1-0 atas Venezia, Lautaro Martinez Jadi Penentu

Next Post

Jaga Ketertiban, Polsek Bojonegoro Gencar Lakukan Razia Pekat, Temukan Pasangan Ilegal dan Jerigen Miras

musa

musa

Related Posts

batu bara
Nasional

Satgas SIRI Berhasil Bekuk Buronan Kasus Batu Bara di Soetta

22/06/2026
obligasi
Nasional

Obligasi Danantara Laris, Investor Global Borong Hingga Melonjak

16/06/2026
mbg
Nasional

Program MBG Masuk Fase Baru, Fokus pada Kualitas Layanan

09/06/2026
Tio Pakusadewo
Nasional

Keluar Masuk Rumah Sakit, Kondisi Tio Pakusadewo Jadi Sorotan

05/06/2026
dadan
Nasional

Dadan Hindayana dan Dua Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka

04/06/2026
prabowo
Nasional

MBG Penting untuk Masa Depan Bangsa, Prabowo Minta Dijaga

04/06/2026
Next Post
Jaga Ketertiban, Polsek Bojonegoro Gencar Lakukan Razia Pekat, Temukan Pasangan Ilegal dan Jerigen Miras

Jaga Ketertiban, Polsek Bojonegoro Gencar Lakukan Razia Pekat, Temukan Pasangan Ilegal dan Jerigen Miras

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.