• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

500 Triliun untuk IKN dan Makan Gratis: Langkah Maju atau Beban Berat di Tengah Ekonomi Lesu?

musa by musa
09/10/2024
in Nasional, Opini
0
500 Triliun untuk IKN dan Makan Gratis: Langkah Maju atau Beban Berat di Tengah Ekonomi Lesu?
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Dua proyek ambisius Indonesia, pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan program makan bergizi gratis, membutuhkan dana besar, yakni Rp 500 triliun. Presiden Jokowi mengakui bahwa investasi IKN baru mencapai Rp 58 triliun, setengah dari target Rp 100 triliun. Namun, pemerintah optimistis target akan tercapai di akhir tahun ini.

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Indonesia Investment Authority (INA) diharapkan mampu menambah investasi di IKN hingga mencapai target Rp 100 triliun. “Saat ini sudah ada Rp 50 triliun yang masuk, dan kami masih berupaya untuk mendapatkan sisa Rp 50 triliun lagi di semester II 2024,” ujar Bambang.

Namun, di tengah upaya besar memindahkan ibu kota, muncul program kontroversial lainnya, yakni rencana makan bergizi gratis yang diusulkan oleh presiden terpilih Prabowo Subianto yang menelan biaya Rp 1,2 triliun per hari, dengan total Rp 400 triliun. Program ini disebut-sebut sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Ironisnya, program-program ambisius ini berjalan di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sedang menurun, nilai tukar rupiah yang masih lemah, kasus korupsi yang merajalela, pendidikan amburadul, serta hukum yang terus merosot. Hingga menimbulkan banyak pertanyaan dari berbagai pihak. Apakah proyek-proyek ini solusi atau justru beban baru negara?

Previous Post

Bojonegoro Siap Sambut Kembali Kereta Sancaka Jalur Utara: Harapan Baru bagi Mobilitas Warga

Next Post

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Bahrain: 3-4-3 Andalan Shin Tae Yong

musa

musa

Related Posts

bapenda
Nasional

Kebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI, 30 Damkar Dikerahkan

08/08/2026
bps
Nasional

BPS: Jemaah Haji RI Habiskan Hampir Rp2 Triliun untuk ini

07/08/2026
keracunan
Nasional

Sudaryono Beberkan Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Papua

07/08/2026
ibu
Nasional

Viral! Tak Puas Dengan Hasil Foto, Anak Tega Aniaya Ibu Kandung

06/08/2026
bank
Nasional

Baru Ambil Uang Dari Bank, Rp30 Juta Raib Dibegal

06/08/2026
korupsi
Nasional

Tak Bisa Asal Copot, Tito Jelaskan Aturan Kepala Daerah Korupsi

06/08/2026
Next Post
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Bahrain:  3-4-3 Andalan  Shin Tae Yong

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Bahrain: 3-4-3 Andalan Shin Tae Yong

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.