Jurnal Pelopor – Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, siap menghadapi tantangan berat saat bertemu wakil tuan rumah, Alex Lanier, pada semifinal French Open 2026. Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu bertekad memberikan penampilan terbaik demi membuka jalan menuju final.
Ubed melaju ke semifinal setelah mengalahkan wakil Taiwan, Chi Yu Jen, dalam dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-13. Pertandingan perempat final tersebut berlangsung di Arena Grand Paris, Jumat (23/10/2026).
Hasil itu menjadi pencapaian penting bagi Ubed. Ia kini berpeluang melanjutkan langkahnya di turnamen BWF World Tour Super 750 sekaligus menguji kemampuannya menghadapi salah satu pemain andalan tuan rumah.
Ubed Pilih Tampil Lepas Hadapi Alex Lanier
Menghadapi Alex Lanier, Ubed memilih pendekatan tanpa beban. Ia ingin menjaga fokus dan mengerahkan kemampuan terbaiknya tanpa terlalu memikirkan hasil akhir pertandingan.
“Besok bertemu Alex [Lanier] dari tuan rumah jadi nothing to lose saja, tidak usah memikirkan menang atau kalah. Kasih yang terbaik saja,” kata Ubed seusai pertandingan.
Meski demikian, Ubed tetap mewaspadai kualitas permainan Lanier. Bermain di hadapan publik sendiri tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi wakil Prancis tersebut.
Namun, Ubed memiliki motivasi besar untuk melanjutkan kiprahnya. Ia ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman sekaligus membuktikan kemampuannya di level turnamen yang lebih tinggi.
Taufik Hidayat hingga Lin Dan Jadi Inspirasi
Pemain berusia 19 tahun asal Sampang, Madura, itu mengaku terinspirasi oleh sejumlah legenda bulutangkis dunia. Nama Taufik Hidayat, Lin Dan, dan Lee Chong Wei menjadi panutannya sejak kecil.
Ketiga pemain tersebut memiliki perjalanan karier yang menginspirasi Ubed dalam mengembangkan kemampuannya. Ia menjadikan pengalaman dan prestasi para legenda tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.
Meski begitu, Ubed juga memberikan perhatian khusus kepada calon lawannya. Ia menilai Alex Lanier sebagai pemain yang memiliki perjalanan karier sangat baik.
Pengamatan terhadap permainan lawan menjadi bagian penting dalam persiapannya. Dengan memahami karakter permainan Lanier, Ubed diharapkan mampu menyusun strategi yang tepat untuk menghadapi tekanan di semifinal.
Semifinal Super 750 Jadi Pencapaian Penting
Keberhasilan menembus semifinal French Open 2026 menjadi pencapaian tersendiri bagi Ubed. Ia mengaku bersyukur bisa melangkah sejauh ini dalam turnamen bergengsi level Super 750.
Ubed juga menilai setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar. Baginya, kemenangan maupun kekalahan memberikan pelajaran yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas permainan.
“Ini semifinal pertama di level Super 750 menjadi bagian lain pencapaian saya tahun ini, tidak menyangka tapi saya selalu belajar dari semua pertandingan yang saya jalani, evaluasi setiap menang dan kalah, mengambil apa yang bagus dari setiap kesempatan, bersyukur bisa sampai di sini,” ujarnya.
Kini, Ubed memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh. Kemenangan atas Lanier akan membawanya ke final dan memperbesar peluang meraih hasil membanggakan bagi Indonesia.
Mampukah Ubed menaklukkan Alex Lanier di hadapan pendukung tuan rumah dan mengamankan tiket final French Open 2026?
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







