Jurnal Pelopor — Sejumlah pimpinan fraksi di DPR RI akhirnya buka suara menanggapi isu reshuffle kabinet yang dikabarkan akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. Secara garis besar, partai koalisi maupun oposisi sepakat bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Presiden.
1. PDIP: Silakan Tanya Istana
Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, memberikan jawaban singkat dan diplomatis. Ia menegaskan bahwa urusan bongkar pasang kabinet adalah hak mutlak Presiden. “Hak prerogatif Presiden, silakan tanya ke Istana,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Kamis (16/4/2026).
2. Golkar: Puji Kinerja Bahlil Lahadalia
Ketua Fraksi Golkar, Muhammad Sarmuji, mengaku belum mendengar wacana resmi tersebut. Namun, ia menekankan bahwa Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada kontemplasi Presiden.
Menariknya, Sarmuji secara spesifik menyuarakan keyakinannya bahwa posisi Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM), akan tetap aman. Ia memuji keberhasilan Bahlil dalam:
-
Menjaga stok energi nasional di tengah krisis dunia.
-
Mengamankan suplai energi sehingga harga BBM tetap stabil (tidak naik).
3. Demokrat: Presiden Punya Pertimbangan Matang
Ketua Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, juga senada dengan rekan-rekannya. Ia meyakini Presiden Prabowo memiliki parameter penilaian kinerja yang objektif terhadap para menterinya. “Melakukan reshuffle atau tidak, memilih siapa, ya itu adalah urusannya beliau (Presiden),” kata Herman.
Sinyal dari Pertemuan Terbatas di Istana?
Di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto diketahui menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka bersama sejumlah tokoh kunci dari Partai Gerindra, yaitu:
-
Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR)
-
Prasetyo Hadi (Mensesneg)
-
Sugiono (Menlu)
-
Sudaryono (Wamentan)
Melalui unggahan di media sosial, Sufmi Dasco menyebut pertemuan itu membahas situasi politik, keamanan, dan ekonomi nasional. Meskipun reshuffle tidak secara eksplisit disebut dalam agenda resmi pertemuan, kehadiran orang-orang terdekat Presiden ini semakin memperkuat spekulasi bahwa evaluasi besar-besaran memang sedang dilakukan.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:
https://youtu.be/Jg8rOFS8ahc?si=X_ER38dgG4saCX_v







