• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Setelah 3 Emas, Indonesia Bidik Medali dari Panjat Tebing

Panjat tebing menjadi salah satu peluang Indonesia menambah emas keempat setelah mengoleksi tiga medali emas Asian Games 2026.

musa by musa
01/10/2026
in Olahraga
0
emas
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Kontingen Indonesia masih berpeluang menambah koleksi medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Setelah mengamankan tiga emas, Merah Putih kini membidik medali emas keempat untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Tiga emas Indonesia sejauh ini berasal dari cabang olahraga bulu tangkis beregu putra, angkat besi melalui Rahmat Erwin Abdullah, serta ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Panjat Tebing Jadi Andalan

Panjat tebing menjadi salah satu cabang olahraga yang diandalkan Indonesia untuk menambah medali emas. Nomor speed climbing menjadi perhatian karena Indonesia memiliki sejumlah atlet yang telah memiliki pengalaman dan prestasi di berbagai kompetisi.

Cabang olahraga tersebut semakin dikenal setelah tampil pada Asian Games 2018. Sejak saat itu, panjat tebing menjadi salah satu cabang yang terus mendapat perhatian dalam persaingan olahraga Indonesia.

Veddriq dan Desak Made Jadi Andalan

Indonesia memiliki Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi sebagai dua nama utama di nomor speed. Keduanya telah mencatatkan berbagai prestasi pada kompetisi individu maupun ajang multiolahraga.

Pengalaman keduanya menjadi modal penting saat menghadapi persaingan di Asian Games 2026. Namun, Indonesia tidak hanya mengandalkan dua atlet tersebut untuk mengejar tambahan medali.

Dua Atlet Siap Beri Kejutan

Indonesia juga menurunkan Aditya Tri Syahria di sektor putra dan Berthdigna Devi Surya Kusuma di sektor putri. Keduanya menjadi bagian dari kekuatan Indonesia dalam nomor speed climbing.

Kehadiran empat atlet tersebut memberikan peluang bagi Indonesia untuk bersaing di nomor putra maupun putri. Mereka akan berusaha melewati setiap tahapan pertandingan untuk menjaga peluang membawa pulang medali.

Bertha dan Rita Bertanding Lebih Dulu

Berthdigna dan Desak Made menjadi atlet Indonesia yang lebih dahulu tampil pada nomor speed putri. Keduanya telah melewati babak kualifikasi dan dijadwalkan menjalani perempat final pada Rabu (30/9/2026).

Pada hari yang sama, persaingan nomor speed putri juga berlanjut hingga semifinal dan final. Karena itu, peluang Indonesia untuk mendapatkan tambahan medali dari panjat tebing dapat ditentukan pada hari tersebut.

Veddriq dan Aditya Jalani Kualifikasi

Sementara itu, nomor speed putra memiliki jadwal berbeda. Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria dijadwalkan menjalani babak kualifikasi pada Rabu (30/9). Jika berhasil lolos ke babak utama, keduanya akan kembali bertanding pada Kamis (1/10). Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali bersaing dalam perebutan medali nomor speed putra.

Cabang Lain Masih Berpeluang

Selain panjat tebing, sejumlah atlet Indonesia masih memiliki peluang untuk menyumbangkan medali. Perjuangan Merah Putih juga berlanjut melalui cabang olahraga seperti tenis, sepak takraw, dan esports.

Namun, panjat tebing menjadi salah satu cabang yang mendapat perhatian besar karena memiliki atlet dengan pengalaman dan catatan prestasi di level internasional.

Target Empat Emas Masih Terbuka

Indonesia saat ini telah mengoleksi tiga medali emas di Asian Games 2026. Dengan target empat emas, satu medali emas tambahan akan membuat kontingen Merah Putih mencapai sasaran tersebut.

Nomor speed panjat tebing menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan Indonesia. Perjuangan Desak Made, Berthdigna, Veddriq, dan Aditya akan menjadi perhatian dalam upaya Merah Putih menambah koleksi emas di Aichi-Nagoya.

Akankah panjat tebing menghadirkan emas keempat sekaligus membantu Indonesia mencapai target medali di Asian Games 2026?

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #AsianGames2026 #PanjatTebing #Indonesia #EmasIndonesia #SportIndonesia #Olahraga #JurnalPelopor
Previous Post

Ronaldo Tinggal 21 Gol dari 1.000, Joao Felix Siapkan Misi Khusus

Next Post

Sidang Taufik Hidayat Digelar Tertutup, Ini Alasannya

musa

musa

Related Posts

felix
Olahraga

Ronaldo Tinggal 21 Gol dari 1.000, Joao Felix Siapkan Misi Khusus

01/10/2026
Bangladesh
Olahraga

John Herdman Bicara Kunci Garuda Jelang Duel Bangladesh

30/09/2026
Leo/Daniel Tumbangkan China dan Bawa Emas Asian Games 2026
Olahraga

Leo/Daniel Tumbangkan China dan Bawa Emas Asian Games 2026

30/09/2026
Jarang Jadi Starter, Viktor Gyokeres Akui Frustrasi di Arsenal
Olahraga

Jarang Jadi Starter, Viktor Gyokeres Akui Frustrasi di Arsenal

29/09/2026
herdman
Olahraga

Herdman Pilih Abaikan Kritik, Timnas Fokus Hadapi Malaysia

28/09/2026
Indonesia vs China di Final Asian Games 2026, Catat Jadwalnya
Olahraga

Indonesia vs China di Final Asian Games 2026, Catat Jadwalnya

25/09/2026
Next Post
taufik

Sidang Taufik Hidayat Digelar Tertutup, Ini Alasannya

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.