Jurnal Pelopor – Persija Jakarta menghadapi situasi kurang ideal menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu mengonfirmasi bahwa lima pemain mengalami cedera ketika kompetisi musim baru tinggal beberapa hari lagi.
Kelima pemain tersebut adalah Pratama Arhan, Andritany Ardhiyasa, Eksel Runtukahu, Dony Tri Pamungkas, dan Kwon Chang-hoon. Kondisi masing-masing pemain berbeda, mulai dari cedera patah tulang hingga masalah pada otot paha, betis, hamstring, dan bagian kaki.
Persija dijadwalkan memulai perjalanan di kompetisi musim 2026/2027 dengan menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (5/9/2026).
Pratama Arhan Harus Jalani Operasi
Cedera yang dialami Pratama Arhan menjadi salah satu perhatian utama Persija. Bek kiri tersebut mengalami fraktur phalanx, atau patah tulang pada jari. Cedera itu membuat Arhan harus menjalani operasi pada Selasa (1/9/2026). Proses pemulihannya diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 4-6 pekan.
Meski demikian, Persija menyebut Arhan masih memiliki kemungkinan untuk tetap menjalani latihan dan bermain dalam periode pemulihan tersebut. Namun, keputusan terkait aktivitasnya tentu akan bergantung pada perkembangan kondisi dan evaluasi tim medis.
Andritany dan Eksel Juga Bermasalah
Selain Arhan, penjaga gawang senior Persija, Andritany Ardhiyasa, juga tengah menjalani pemulihan. Mantan kapten Timnas Indonesia tersebut mengalami gastrocnemius strain, yakni cedera pada otot betis. Cedera tersebut didapat Andritany ketika mengikuti pemusatan latihan Persija di Thailand. Ia diperkirakan membutuhkan waktu istirahat sekitar 1-2 pekan.
Sementara itu, Eksel Runtukahu mengalami masalah pada bagian hamstring. Kondisinya disebut terus membaik dan diperkirakan dapat kembali pulih dalam waktu sekitar satu pekan.
Dony Tri dan Kwon Chang-hoon Menyusul
Masalah cedera juga dialami pemain muda Persija, Dony Tri Pamungkas. Ia mengalami quadriceps strain, yaitu cedera pada otot paha bagian depan. Dony Tri masih berada dalam tahap awal pemulihan dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2-3 pekan sebelum dapat kembali ke kondisi optimal.
Adapun pemain anyar Persija asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, mengalami soleus strain ketika memperkuat Persija pada Piala Presiden 2026. Cedera tersebut membuatnya harus absen dalam training camp Persija di Thailand. Meski demikian, kondisi Kwon kini menunjukkan perkembangan positif. Persija memperkirakan sang winger dapat pulih dalam waktu sekitar 1-2 pekan.
Persija Harus Menyiasati Krisis Cedera
Dengan kompetisi yang segera dimulai, rentetan cedera tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Persija. Kehilangan sejumlah pemain, khususnya pada periode awal musim, dapat memengaruhi pilihan strategi dan komposisi skuad yang disiapkan pelatih.
Situasi ini juga menuntut pemain lain untuk siap mengambil peran lebih besar. Kedalaman skuad akan menjadi faktor penting bagi Persija dalam menghadapi padatnya kompetisi musim 2026/2027.
Persija masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum pertandingan perdana. Namun, kondisi lima pemain yang mengalami cedera membuat tim harus berhati-hati dalam menentukan kapan mereka dapat kembali tampil.
Laga melawan Borneo FC Samarinda pada Sabtu (5/9/2026) pun akan menjadi ujian awal bagi Persija. Macan Kemayoran harus menemukan formula terbaik dengan mempertimbangkan kondisi pemain yang tersedia dan menghindari risiko cedera yang lebih parah.
Jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, beberapa pemain yang cedera diharapkan dapat kembali memperkuat Persija dalam beberapa pekan mendatang. Sementara itu, tim pelatih harus memastikan pemain yang tersedia berada dalam kondisi terbaik untuk mengawali musim dengan hasil positif.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







