Jurnal Pelopor – Seorang perempuan berusia 23 tahun berinisial H diduga membakar rumah milik ayahnya di kawasan BTN Joglo, Jalan Dipawangi, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Dugaan pembakaran tersebut terjadi setelah perempuan itu sebelumnya terlibat perselisihan dengan ayahnya.
Peristiwa kebakaran tersebut mengejutkan warga sekitar. Sebelum rumah terbakar, H disebut sempat mengalami pertengkaran dengan ayahnya. Bahkan, sehari sebelumnya, warga disebut sempat melerai perselisihan keduanya.
Sempat Ungkap Keinginan Membakar Rumah
Salah seorang warga, Enung Rosmini (42), mengatakan H sebelumnya pernah mengungkapkan keinginannya untuk membakar rumah tersebut.
Namun, ucapan itu awalnya tidak dianggap serius oleh warga. Enung mengira perkataan tersebut hanya terlontar karena H sedang emosi setelah terlibat masalah dengan keluarganya.
Menurut Enung, H bahkan sempat menyapa dirinya setelah kejadian dan mengatakan bahwa rumah tersebut sudah dibakar. Saat diperiksa, warga kemudian mendapati rumah tersebut memang telah terbakar.
“Kirain bohong, nggak taunya beneran,” ujar Enung sebagaimana dikutip dari sumber yang diberitakan.
Perselisihan Disebut Sudah Terjadi Sehari Sebelumnya
Enung menyebut perselisihan antara H dan ayahnya sudah terjadi sejak sehari sebelum kebakaran.
Dalam perselisihan tersebut, H disebut sempat berniat melakukan kekerasan terhadap ayahnya. Warga kemudian turun tangan dan berusaha melerai keduanya agar pertengkaran tidak berlanjut.
Menurut keterangan warga, persoalan keluarga dan ekonomi diduga menjadi latar belakang perselisihan tersebut. H diketahui sehari-hari bekerja di Jakarta dan baru pulang ke Cianjur.
Di rumah itu, H tinggal bersama ayah dan dua adiknya. Sementara itu, ibu H disebut sudah berpisah dengan ayahnya.
Barang Rongsokan Ikut Terbakar
Kondisi rumah juga membuat kebakaran semakin menarik perhatian. Ayah H diketahui bekerja mengumpulkan barang-barang rongsokan sehingga cukup banyak barang bekas yang tersimpan di dalam rumah. Barang-barang tersebut disebut ikut terbakar ketika api melanda rumah.
Terkait dugaan pembakaran dan penyebab pasti kebakaran, penanganan serta keterangan resmi dari pihak berwenang masih diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut.
Informasi mengenai kondisi kesehatan H yang disampaikan warga juga perlu ditempatkan sebagai keterangan dari sumber di lapangan dan bukan sebagai kesimpulan mengenai kondisi dirinya.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







