• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri PPPA Ungkap Fakta Baru Kematian Bocah SD di Ngada!

Menteri PPPA soroti kematian siswa SD di Ngada, ungkap fakta medis psikologis korban diduga bunuh diri di NTT.

musa by musa
13/02/2026
in Jurnal
0
menteri pppa
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, memberikan perhatian khusus terhadap kasus kematian YBS (10), seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Bocah yang akrab disapa Bastian tersebut ditemukan meninggal dunia karena diduga bunuh diri di pohon cengkih pada akhir Januari lalu.

Dalam dialognya di rumah jabatan Bupati Ngada, Kamis (12/2/2026) malam, Menteri Arifah mengungkapkan fakta medis psikologis yang mengejutkan terkait kondisi mental korban sebelum kejadian.

Analisis Psikolog: Depresi Berat di Balik Tawa

Berdasarkan hasil analisis psikolog klinis yang mendampingi kasus ini, terungkap bahwa Bastian berada dalam kondisi depresi berat. Namun, Arifah menekankan adanya fenomena yang sering kali menipu orang tua dan guru, di mana anak-anak yang depresi masih bisa bersikap seperti anak normal lainnya.

  • Gejala Tak Kasat Mata: Bastian tetap terlihat bermain, tertawa, dan melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

  • Luput Pengawasan: Karena perilakunya yang tampak ceria, kondisi kejiwaan Bastian tidak terdeteksi oleh orang-orang terdekat, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Sehingga ini luput, mungkin dari pengawasan orang-orang sekitar termasuk di sekolah, di keluarga. Bastian mengalami depresi berat, namun masih bisa seperti anak-anak lainnya, bermain dan tertawa,” ungkap Menteri Arifah.

Ajakan Penguatan Pola Asuh dan Kepedulian Lingkungan

Menteri PPPA menegaskan bahwa tragedi ini harus menjadi titik balik bagi semua pihak untuk lebih peka terhadap kesehatan mental anak. Ia menyiapkan tiga langkah intervensi dan mendesak adanya kolaborasi antar-elemen masyarakat:

  1. Keluarga: Penguatan pola asuh agar orang tua lebih peka terhadap perubahan kecil dalam psikologi anak.

  2. Sekolah: Peningkatan pengawasan guru dan lingkungan sekolah terhadap interaksi antar-siswa.

  3. Komunitas: Menciptakan lingkungan sosial yang peduli dan tidak abai terhadap kondisi mental warga, termasuk anak-anak.

Penting: Mengenali Gejala Depresi pada Anak

Tragedi Bastian menjadi peringatan bahwa depresi pada anak sering kali bermanifestasi berbeda dengan orang dewasa. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diwaspadai:

  • Perubahan perilaku yang mendadak (menjadi sangat diam atau justru sangat agresif).

  • Kehilangan minat pada hobi yang biasanya disukai.

  • Perubahan pola tidur atau nafsu makan.

  • Ungkapan-ungkapan keputusasaan meski disampaikan dalam nada bercanda.

Kontak Bantuan Kesehatan Jiwa

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala depresi atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, mohon jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Anda tidak sendirian.

  • Layanan Konseling: Hubungi puskesmas terdekat atau rumah sakit yang memiliki layanan psikiatri.

  • Komunitas Pendamping: Akses website Into the Light Indonesia di www.intothelightid.org untuk informasi layanan kesehatan jiwa yang tersedia.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JurnalPelopor #MenteriPPPA #KesehatanMentalAnak #TragediNgada #PerlindunganAnak #ArifatulChoiriFauzi #NTT #StopBunuhDiri
Previous Post

Indonesia Negara Kedua Paling Tidak Aman dari Fraud di Dunia.

Next Post

KKP Obral 10 Ribu Hektare Lahan Garam untuk Investor!

musa

musa

Related Posts

walet
Nasional

Dapur Makan Gratis di Ponorogo Ternyata Bekas Kandang Walet.

13/02/2026
garam
Nasional

KKP Obral 10 Ribu Hektare Lahan Garam untuk Investor!

13/02/2026
fraud
World

Indonesia Negara Kedua Paling Tidak Aman dari Fraud di Dunia.

13/02/2026
atletico
Olahraga

Barca Tak Berdaya Kena Bantai Atletico 4 Gol Tanpa Balas.

13/02/2026
brentford
Olahraga

Drama di London! Brentford Paksa Arsenal Berbagi Angka.

13/02/2026
james van der beek
World

James Van Der Beek Berpulang Usai Lawan Kanker Stadium 3.

12/02/2026
Next Post
garam

KKP Obral 10 Ribu Hektare Lahan Garam untuk Investor!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.