Jurnal Pelopor – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan arahan strategis dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri yang digelar pada Rabu (11/2/2026). Dalam forum tersebut, Menkeu menekankan bahwa peran Polri sangat krusial bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak stabilitas ekonomi nasional yang inklusif.
Purbaya mengingatkan agar setiap alokasi anggaran yang diberikan negara kepada Korps Bhayangkara harus dikelola dengan integritas tinggi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Anggaran Polri Terus Naik, Menkeu Minta Efisiensi
Menkeu memaparkan bahwa pemerintah secara konsisten meningkatkan dukungan finansial kepada Polri. Data menunjukkan tren positif dalam lima tahun terakhir:
-
Pertumbuhan Anggaran: Rata-rata tumbuh 5,7% per tahun selama periode 2021–2026.
-
Tujuan Alokasi: Memperkuat kapasitas operasional, modernisasi peralatan kepolisian, dan mendukung pengamanan nasional.
-
Instruksi Khusus: Menkeu meminta agar tidak ada pemborosan. “Tolong uang yang dianggarkan dipakai betul-betul setiap rupiahnya agar bermanfaat bagi ekonomi kita,” tegas Purbaya.
Polri Sebagai Mitra Investasi
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya mengajak Polri untuk terlibat aktif dalam inisiatif kanal debottlenecking. Kanal ini dirancang untuk menghilangkan hambatan-hambatan birokrasi maupun gangguan keamanan yang selama ini menghalangi masuknya investasi ke Indonesia.
“Saya minta Pak Kapolri atau Wakilnya di sini, supaya kita bisa mem-follow up hal-hal yang terjadi (hambatan bisnis). Fokus kita menjaga mesin pertumbuhan dalam negeri berjalan dengan baik,” ujar Menkeu.
Stabilitas Nasional Adalah Kunci
Purbaya menegaskan bahwa selama pertumbuhan dan stabilitas ekonomi domestik terjaga, Indonesia tidak perlu khawatir akan guncangan ekonomi global. Kepastian hukum dan rasa aman yang diciptakan Polri merupakan fondasi utama bagi para investor untuk menanamkan modalnya di tanah air.
Ringkasan Poin Penting Rapim Polri (Februari 2026)
| Sektor | Harapan Pemerintah |
| Manajemen Anggaran | Efisiensi “Setiap Rupiah” untuk ketertiban & keamanan maksimal. |
| Iklim Investasi | Polri diminta membantu mengatasi hambatan sektor bisnis (debottlenecking). |
| Hukum | Penegakan hukum yang tegas untuk menciptakan kepastian usaha. |
| Ekonomi | Menjaga stabilitas domestik sebagai benteng menghadapi krisis global. |
Arahan ini memperjelas posisi Polri di bawah pemerintahan saat ini, yakni sebagai mitra strategis dalam menjaga roda ekonomi tetap berputar melalui jaminan keamanan dan efisiensi birokrasi.
Sumber: CNBC Indonesia
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







