• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

MBG Pontianak: Armada Datang Telat, Makanan Terpaksa Ditolak.

PAUD di Pontianak tolak kiriman Makan Bergizi Gratis dari TNI AU akibat keterlambatan distribusi dan masalah kualitas menu.

musa by musa
20/02/2026
in Jurnal
0
mbg
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi pusat perhatian publik setelah sebuah video viral menunjukkan penolakan kiriman makanan oleh salah satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Pontianak, Kalimantan Barat. Penolakan tersebut terjadi bukan tanpa alasan; armada pengantar makanan baru tiba di lokasi saat jam sekolah telah usai dan para murid sudah pulang ke rumah masing-masing.

Insiden ini memicu diskusi hangat di media sosial mengenai efektivitas distribusi dan standar kualitas menu yang disajikan dalam program prioritas nasional tersebut.

Kronologi Penolakan: Datang Saat Sekolah Kosong

Berdasarkan video yang diunggah oleh akun Instagram @indonesian.core, sebuah mobil boks bertuliskan SPPG TNI AU tampak terparkir di depan sekolah saat suasana sudah sepi. Keterlambatan distribusi ini membuat pihak sekolah memutuskan untuk menolak kiriman makanan tersebut karena target penerima manfaat—yaitu para siswa—sudah tidak berada di tempat.

Namun, faktor waktu ternyata bukan satu-satunya pemicu. Pihak PAUD juga menyoroti adanya akumulasi kekecewaan terhadap kualitas menu yang diberikan pada hari-hari sebelumnya. Hal ini memicu desakan dari masyarakat agar pemerintah dan pihak penyedia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar gizi dan kesiapan logistik.

Respons TNI AU: Masalah Sudah Ditangani

Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma Nyoman Suadnyana, mengonfirmasi bahwa kejadian itu memang terjadi di wilayah Pontianak. Meski tidak merinci detail lokasi PAUD yang dimaksud, pihak TNI AU memastikan bahwa kendala tersebut telah ditindaklanjuti secara cepat.

Nyoman menyatakan bahwa Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat beserta Koordinator Wilayah (Korwil) Kubu Raya telah turun tangan untuk menyelesaikan kesalahpahaman dan kendala teknis dengan pihak sekolah. “Sudah ditanggapi oleh Ketua SPPG-nya dan Korwil Kubu Raya dan sudah selesai,” tegas Nyoman pada Kamis (19/2/2026).

Pelajaran bagi Program MBG ke Depan

Insiden ini menjadi catatan penting bagi Badan Gizi Nasional (BGN) dan para mitra penyedia, termasuk TNI AU, dalam mengelola operasional SPPG. Ada tiga poin krusial yang perlu diperhatikan agar kejadian serupa tidak terulang:

  1. Ketepatan Waktu (Punctuality): Mengingat jam operasional PAUD/TK lebih singkat dibanding sekolah dasar atau menengah, jadwal distribusi harus disesuaikan secara presisi.

  2. Kontrol Kualitas (Quality Control): Menu makanan harus memenuhi standar gizi yang dijanjikan agar tidak menimbulkan kekecewaan bagi pihak sekolah maupun orang tua murid.

  3. Koordinasi Logistik: Perlunya sinergi yang lebih kuat antara kurir distribusi dan pihak sekolah untuk memantau keberadaan siswa di lokasi.

Ringkasan Insiden MBG Pontianak

Aspek Detail Informasi
Lokasi Pontianak, Kalimantan Barat
Pihak Terlibat PAUD Setempat & SPPG TNI AU
Penyebab Utama Keterlambatan distribusi (murid sudah pulang)
Penyebab Tambahan Keluhan terkait variasi dan kualitas menu
Status Terakhir Sudah ditangani oleh Korwil dan Ketua SPPG setempat

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JurnalPelopor #MakanBergiziGratis #Pontianak #TNIAU #EvaluasiMBG #PendidikanAnakUsiaDini #LogistikNasional #BeritaKalbar #GiziAnak
Previous Post

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

Next Post

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

musa

musa

Related Posts

charles
Jurnal

Tegas! Raja Charles Izinkan Polisi Seret Adiknya ke Penjara.

20/02/2026
rupiah
Nasional

Rupiah Loyo! Biaya Umrah Ramadan 2026 Melonjak Drastis.

20/02/2026
epl
Olahraga

Sosok Ini Sebut Penentu Gelar EPL Bukan Lagi Pemain.

20/02/2026
prabowo
World

Sah! Prabowo dan Trump Teken Perjanjian Dagang ART Hari Ini.

19/02/2026
menag
Islami

Menag: Jadikan Ramadan 1447 H Sebagai Rahmat.

19/02/2026
koperasi merah putih
Nasional

Mensesneg: Mana Kades yang Tolak Koperasi Merah Putih?

19/02/2026
Next Post
haji

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.