• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Politics

Malaysia Tolak Istilah Blok Ambalat, Pilih Sebut Laut Sulawesi

Malaysia menolak istilah “Blok Ambalat” yang dipakai Indonesia, memilih “Laut Sulawesi” sesuai klaimnya, memicu ketegangan diplomatik.

musa by musa
11/08/2025
in Politics
0
malaysia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Malaysia menolak penggunaan istilah Blok Ambalat yang lazim dipakai Indonesia untuk menyebut wilayah sengketa maritim di timur Kalimantan Utara. Negeri jiran itu memilih menyebutnya sebagai Laut Sulawesi, dengan alasan sejalan dengan klaim kedaulatan yang mereka ajukan. Penolakan ini memicu riuh diplomasi yang melibatkan langsung para pemimpin kedua negara.

Latar Belakang Sengketa

Wilayah yang disengketakan berada di tenggara Sabah, Malaysia, dan timur Kalimantan Utara, Indonesia. Indonesia menamainya Blok Ambalat, sedangkan Malaysia menyebutnya Blok ND-6 dan ND-7. Sengketa ini telah berlangsung selama bertahun-tahun, terutama karena kawasan tersebut diyakini kaya sumber daya minyak dan gas.

Sikap Malaysia

Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Mohamad Hasan, menegaskan bahwa istilah Ambalat tidak tepat digunakan. Menurutnya, wilayah yang mereka klaim masuk dalam kedaulatan Malaysia sesuai hukum internasional, diperkuat putusan Mahkamah Internasional (ICJ) tahun 2002. Ia juga mengingatkan agar isu ini tidak dipolitisasi menjelang pemilu negara bagian.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, turut menegaskan bahwa Malaysia akan mempertahankan setiap jengkal Sabah. Meski begitu, Anwar menyatakan siap berunding secara terbuka dengan Indonesia dalam kerangka persahabatan.

Respons Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menanggapi dengan menyerukan penyelesaian damai. Ia menyebut kedua negara memiliki itikad baik untuk mencari jalan keluar bersama. Sebelumnya, pada 27 Juni 2025, Prabowo dan Anwar telah membahas opsi pengembangan bersama (joint development) atas wilayah sengketa, meski belum ada kesepakatan final.

Pandangan Akademisi

Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, mengkritisi istilah “kedaulatan” yang digunakan Malaysia. Menurutnya, Blok ND-6 dan ND-7 berada di wilayah landas kontinen, di mana yang dapat diklaim hanya “hak berdaulat” (sovereign right), bukan kedaulatan penuh. Ia menegaskan Indonesia perlu konsisten menyebut wilayah itu sebagai Blok Ambalat.

Kesimpulan

Sengketa Ambalat atau Laut Sulawesi kembali mengemuka, menunjukkan betapa kompleksnya diplomasi perbatasan maritim di kawasan. Meski pernyataan tegas muncul dari kedua pihak, adanya kesepakatan untuk membuka dialog menjadi sinyal positif bahwa sengketa ini berpotensi diselesaikan lewat jalur diplomasi, bukan konfrontasi.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #BlokAmbalat #LautSulawesi #IndonesiaMalaysia #SengketaMaritim #Diplomasi
Previous Post

Putusan MK soal Pemilu Dikritik NasDem: Melebihi Kewenangan

Next Post

Bocah 10 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Pelaku Orang Dekat

musa

musa

Related Posts

pdi
Politics

Kaesang Incar Jateng, PDI-P Klaim Tetap Menang

10/01/2026
pilkada
Politics

Alarm Bahaya, Pilkada Lewat DPRD Kembali Menguat

08/01/2026
nadiem
Politics

Prajurit TNI Hadir di Sidang Nadiem, Jaksa: Demi Keamanan

06/01/2026
pdip
Politics

Megawati Lantik PDIP Jateng, Putri Puan Masuk Jajaran Inti

29/12/2025
nikel
Politics

Penghentian Kasus Nikel Rp2,7 T Diprotes Eks Pimpinan KPK

29/12/2025
jaksa
Politics

Jaksa Bongkar Manuver Nadiem di Kasus Chromebook

17/12/2025
Next Post
bocah

Bocah 10 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Pelaku Orang Dekat

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.