Jurnal Pelopor — Perdebatan kembali muncul terkait catatan gol Cristiano Ronaldo. Meski sudah mengoleksi 967 gol sepanjang karier, ada enam gol yang sempat disebut “kontroversial” karena dicetak di kompetisi non-resmi.
Isu ini mencuat setelah laporan menyebut enam gol Ronaldo di Arab Club Champions Cup tidak masuk dalam agenda resmi FIFA. Turnamen tersebut diketahui diselenggarakan oleh UAFA dan sering dianggap sebagai ajang pramusim, bukan kompetisi resmi yang diakui kalender internasional.
Diperdebatkan, Tapi Tidak Dihapus
Meski menuai perdebatan, faktanya FIFA tidak pernah menghapus enam gol tersebut dari total statistik Ronaldo.
Dalam beberapa publikasi resmi, FIFA tetap memasukkan gol-gol tersebut, termasuk saat Ronaldo menembus milestone 950 gol. Artinya, secara global, kontribusi sang megabintang tetap diakui.
Namun, tidak semua platform statistik sejalan. Beberapa situs seperti Opta dan FotMob memasukkan gol tersebut, sementara Transfermarkt memilih untuk tidak menghitungnya dalam rekor resmi kompetitif.
IFFHS Tegaskan Gol Ronaldo Sah
Dukungan juga datang dari IFFHS. Lembaga statistik sepak bola itu menegaskan bahwa enam gol Ronaldo tetap sah dan layak masuk dalam total perolehan gol kariernya.
Hal ini semakin memperkuat posisi Ronaldo sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola dunia, terlepas dari perdebatan soal status kompetisi.
Makin Dekat ke 1.000 Gol
Dengan total 967 gol, Ronaldo kini hanya berjarak 33 gol lagi untuk menembus angka magis 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya.
Sejak bergabung dengan Al Nassr pada 2023, performanya tetap tajam. Bahkan, ia sukses membawa klub tersebut menjuarai Arab Club Champions Cup, termasuk menyumbang enam gol yang kini jadi bahan perdebatan.
Di tengah kontroversi, satu hal tetap jelas: produktivitas Ronaldo belum menunjukkan tanda melambat. Kini, publik menanti akankah ia benar-benar menembus 1.000 gol dan mencetak sejarah baru?
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







