Jurnal Pelopor – Seorang perempuan berinisial AA (25) diduga menyerang suaminya, AF, menggunakan celurit di Dusun Sumbersari, Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (14/8/2026). Aksi tersebut diduga dipicu rasa kecewa setelah AA mengetahui suaminya berselingkuh.
Peristiwa yang terjadi di rumah pasangan tersebut membuat AF mengalami luka serius pada bagian vital tubuhnya. Saat kejadian, korban disebut sedang berada di dalam kamar rumah.
Berdasarkan informasi sementara, insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB. AA diduga mendatangi korban sambil membawa celurit dan kemudian melakukan penyerangan.
Diduga Dipicu Perselingkuhan
Dugaan perselingkuhan disebut menjadi pemicu aksi kekerasan tersebut. AA diduga merasa kecewa setelah mengetahui suaminya memiliki hubungan dengan perempuan lain.
Namun, polisi masih mendalami informasi tersebut untuk memastikan latar belakang dan motif sebenarnya di balik kejadian. Penyidik juga masih mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait guna mengetahui secara lengkap rangkaian peristiwa.
Kasus ini kemudian dilaporkan dan ditangani pihak kepolisian sebagai dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Korban Mendapat Penanganan Medis
AF langsung mendapatkan penanganan setelah mengalami luka akibat kejadian tersebut. Kondisi korban menjadi perhatian karena luka yang dialami cukup serius.
Sementara itu, AA masih harus menjalani proses pemeriksaan untuk mengungkap secara jelas apa yang terjadi sebelum hingga saat penyerangan berlangsung.
Polisi juga masih mendalami kronologi kejadian, termasuk dugaan perselingkuhan yang disebut menjadi pemicu konflik rumah tangga pasangan tersebut.
Polisi Dalami Kronologi
Pihak kepolisian belum menyimpulkan seluruh motif sebelum pemeriksaan selesai. Setiap keterangan yang diperoleh akan dicocokkan dengan fakta di lapangan untuk memastikan konstruksi perkara.
Kasus dugaan KDRT ini kini diproses secara hukum. Polisi diharapkan dapat mengungkap secara utuh penyebab pertengkaran hingga berujung pada aksi kekerasan tersebut.
Masyarakat juga diimbau tidak mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang beredar sebelum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Baca Juga:
Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria
Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah
Saksikan berita lainnya:







