Jurnal Pelopor – Nama Justin Hubner kini bukan sekadar komoditas populer bagi netizen Indonesia, melainkan sudah menjelma menjadi aset pertahanan yang diperhitungkan di kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie). Statistik terbaru dari DataMB menempatkan Hubner sebagai bek U-23 dengan jumlah tekel luncur (sliding tackle) terbanyak ketiga di tujuh liga top Eropa musim 2025/2026. Dengan rata-rata 1,01 tekel per laga, ia berada di jajaran yang sama dengan bek Barcelona, Gerard Martin, dan bahkan mengungguli talenta muda Real Madrid, Raul Asencio.
Gaya Main “Proaktif” yang Langka
Julukan “El Preman” yang disematkan pendukung Timnas Indonesia ternyata memiliki korelasi kuat dengan data di lapangan. Dalam sepak bola modern, banyak bek muda cenderung bermain aman dengan cara “menunggu” atau melakukan delay. Namun, Hubner memiliki gaya main proaktif.
Ia tidak ragu untuk menjatuhkan badan dan melakukan tekel bersih guna memutus aliran serangan lawan sebelum masuk ke area penalti. Keberaniannya melakukan sliding tackle menunjukkan kepercayaan diri tinggi dalam membaca waktu (timing)—sebuah kemampuan yang sangat sulit dikuasai oleh pemain seusianya (22 tahun).
Komparasi Elit di Panggung Eropa
Jika kita membedah daftar tersebut, posisi Hubner sangatlah impresif:
-
Mengungguli Real Madrid: Raul Asencio (0,87 tekel) dan Jacobo Ramon (0,76 tekel) dikenal sebagai bek dengan didikan akademi terbaik di dunia. Keunggulan statistik Hubner atas mereka membuktikan bahwa kualitas defensif Hubner sangat kompetitif untuk level Eropa.
-
Bersaing dengan Manchester City: Di posisi kedua ada Abdukodir Khusanov dari Manchester City (1,11 tekel). Fakta bahwa Hubner hanya terpaut tipis dari pemain di klub raksasa tersebut menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk dilirik klub-klub yang lebih besar di masa depan.
Peran Penting di Fortuna Sittard
Musim 2025/2026 menjadi periode pembuktian bagi Hubner setelah sebelumnya sempat menjalani masa peminjaman di Jepang. Bersama Fortuna Sittard, ia telah mencatatkan 16 penampilan. Meski tidak selalu menjadi starter (7 kali starter), kontribusinya dari bangku cadangan sering kali menjadi kunci bagi tim untuk mempertahankan keunggulan atau meredam gempuran lawan di menit-menit akhir.
Kemampuannya memberikan assist (meski terkadang tidak sengaja) dan keterlibatannya dalam membangun serangan menunjukkan bahwa ia adalah bek modern yang lengkap; kuat dalam bertahan, berani dalam duel, namun tetap tenang saat memegang bola.
Masa Depan Cerah: Karier dan Kehidupan Pribadi
Keberhasilan Hubner menjaga performa di liga seketat Eredivisie merupakan kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia. Dengan karakteristiknya yang lugas dan “galak”, ia adalah sosok pemimpin di lini belakang yang mampu mengintimidasi penyerang lawan.
Di luar lapangan, tahun 2026 juga akan menjadi tahun bersejarah bagi Hubner. Rencana pernikahannya dengan Jennifer Coppen di Bali pada musim panas mendatang kian melengkapi kebahagiaan sang pemain. Kestabilan dalam kehidupan pribadi diharapkan dapat terus memacu performanya di atas lapangan hijau agar “El Preman” tetap menjadi raja tekel yang disegani di Eropa.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







