• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Begini Nasib 1.000 ASN

Kebakaran Gedung Bapenda DKI membuat sekitar 1.000 ASN dialihkan bekerja dari rumah atau lokasi kerja lainnya sementara.

musa by musa
10/08/2026
in Nasional
0
bapenda
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta sementara harus bekerja dari rumah atau lokasi lain. Kebijakan tersebut diterapkan menyusul kebakaran yang melanda gedung di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penerapan skema Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA) dilakukan agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan meski gedung belum dapat digunakan.

“Sampai dengan ini bisa berjalan, maka kita melakukan yang disebut dengan Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA), supaya tidak terganggu pekerjaan yang ada,” ujar Pramono, Minggu (9/8/2026).

ASN Dipindahkan ke Unit Kerja Masing-Masing

Gedung yang terbakar tersebut tidak hanya digunakan oleh Bapenda DKI Jakarta. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Perhubungan dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta, juga berkantor di gedung tersebut. Untuk sementara, para ASN yang terdampak dipindahkan ke unit kerja masing-masing.

Pramono menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah Pemprov DKI melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

“Segera kami putuskan bahwa untuk sementara ini, ASN yang ada di tempat itu kita pindahkan di Sudin masing-masing,” katanya.

Kebijakan tersebut memiliki dua tujuan utama. Pertama, memastikan keselamatan para ASN karena kondisi gedung masih membutuhkan penanganan. Kedua, menjaga agar pelayanan publik dan pekerjaan pemerintahan tidak terhenti.

Api Melanda Lantai 11 hingga 16

Kebakaran Gedung Bapenda DKI terjadi pada Jumat malam. Api dilaporkan mulai muncul sekitar pukul 21.30 WIB. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyebut titik awal kebakaran berada di lantai 11. Api kemudian menjalar hingga sejumlah lantai di atasnya dan mencapai lantai 16.

Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Sebanyak 40 unit mobil pemadam dan sekitar 200 personel dikerahkan ke lokasi.

Pengamanan di sekitar gedung juga diperkuat aparat keamanan. Polda Metro Jaya menyiagakan 125 personel, sementara Kodim 0501/Jakarta Pusat mengerahkan 50 personel. Api akhirnya berhasil dipadamkan, tetapi gedung belum dapat langsung digunakan untuk aktivitas perkantoran.

Pelayanan Pemerintahan Tetap Berjalan

Pemprov DKI Jakarta akan menyesuaikan pola kerja para ASN hingga kondisi gedung dinyatakan aman dan dapat kembali digunakan. Selama masa penyesuaian, pegawai tetap menjalankan tugas melalui unit kerja masing-masing maupun dengan sistem kerja dari rumah dan lokasi lain.

Pemindahan sementara ini diharapkan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan terus mengevaluasi kondisi gedung dan pola kerja ASN selama proses penanganan pascakebakaran berlangsung.

Dengan demikian, kebakaran Gedung Bapenda tidak menghentikan aktivitas pemerintahan. Sekitar 1.000 ASN tetap bekerja, hanya saja untuk sementara waktu tidak dari gedung yang biasa mereka tempati.

Baca Juga:

Testosteron Rendah, Ancaman bagi Fokus dan Produktivitas Pria

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Cara Mudah Membuat Kremesan Ayam Kriuk di Rumah

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #BapendaDKI #Kebakaran #DKIJakarta #ASN #WFH #WFA #Jakarta #JurnalPelopor
Previous Post

Gagal di Piala AFF, Timnas Indonesia Bidik FIFA ASEAN Cup

Next Post

Aksi Maling Berakhir Kocak, Ketahuan karena Tertidur

musa

musa

Related Posts

maling
Nasional

Aksi Maling Berakhir Kocak, Ketahuan karena Tertidur

10/08/2026
bapenda
Nasional

Kebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI, 30 Damkar Dikerahkan

08/08/2026
bps
Nasional

BPS: Jemaah Haji RI Habiskan Hampir Rp2 Triliun untuk ini

07/08/2026
keracunan
Nasional

Sudaryono Beberkan Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Papua

07/08/2026
ibu
Nasional

Viral! Tak Puas Dengan Hasil Foto, Anak Tega Aniaya Ibu Kandung

06/08/2026
bank
Nasional

Baru Ambil Uang Dari Bank, Rp30 Juta Raib Dibegal

06/08/2026
Next Post
maling

Aksi Maling Berakhir Kocak, Ketahuan karena Tertidur

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.